Sabtu, 22 November 2014
Selamat Datang   |      |  
KOMPAS
Kembali ke Index Topik Pilihan
Pelecehan Seksual
Diduga Cabuli Pramugari, Pemain Sriwijaya FC Ditangkap
Senin, 27 Februari 2012 | 15:37 WIB
Tribunnews
Penyerang Sriwijaya FC, Hilton Moreira.

JAKARTA, KOMPAS.com — Kepolisian Resor Metro Tangerang menahan Hilton Moreira, penyerang Sriwijaya FC, atas dugaan pelecehan seksual terhadap LS (19), pramugari salah satu maskapai penerbangan nasional. Penangkapan ini dibenarkan oleh Manajer Sriwijaya FC, Hendri Zainudin, Senin (27/2/2012), saat dihubungi wartawan.

"Benar. Yang bersangkutan ditangkap Polres Metro Tangerang atas dugaan pelecehan seksual terhadap pramugari," ungkap Hendri.

Dia menjelaskan, Hilton yang merupakan warga negara Brasil ini diciduk aparat kepolisian seusai mengikuti pertandingan Starbol antara tim European and Friends dan Samba and Friends.

"Dia ditangkap selesai tanding di Starbol saat perjalanan mau pulang ke Palembang," katanya.

Hendri mengatakan, saat ini Hilton masih menjalani pemeriksaan di Polres Metro Tangerang dan akan segera dibawa ke Polda Metro Jaya. "Untuk proses hukumnya sendiri, Hilton didampingi agennya Eko Subekti," kata Hendri.

Peristiwa pelecehan seksual terhadap LS yang dilakukan Hilton terjadi di sebuah kamar di Apartemen Modern Land, Tangerang, pada Senin (20/2/2012) malam. Saat itu, LS kaget saat di kamar ada pria-pria berkulit gelap. Salah satu pria itu adalah Hilton Moreira. Hilton yang sempat tertidur kemudian terbangun. Mantan pemain Persib Bandung itu kemudian mulai melecehkan LS secara seksual. Atas peristiwa ini, korban akhirnya melapor pada Rabu (22/2/2012) di Polres Metro Tangerang.

Penulis: Sabrina Asril   |   Editor: Hertanto Soebijoto Loading...
Sent from Indosat BlackBerry powered by
    Font: A A A
  Kirim Komentar Anda
  • Loading data..
 
Kirim Komentar Anda
Silakan login untuk kirim komentar Anda.
Komentar
Redaksi menerima komentar terkait artikel yang ditayangkan. Isi komentar menjadi tanggung jawab pengirim. Redaksi berhak untuk tidak menampilkan komentar jika dianggap tidak etis, kasar, berisi fitnah, atau berbau SARA.
Dapatkan Informasi Kesehatan Disini!