Jumat, 31 Oktober 2014
Selamat Datang   |      |  
KOMPAS
Benarkah Penggunaan Obat Diabetes Picu Kanker?
Jumat, 3 Februari 2012 | 17:05 WIB
Shutterstock
Ilustrasi

JAKARTA,KOMPAS.com - Penelitian menunjukkan bahwa penggunaan obat-obatan untuk penyakit diabetes berkaitan dengan risiko kanker pankreas.  Penggunaan obat seperti insulin, metformin dan sulfonylurea, termasuk glimepiride and glyburide, diteliti hubungannya dalam meningkatkan risiko kanker pankreas.

Seperti dikutip Reuters, dalam risetnya, Dr Christoph Meier dari University Hospital Basel, Swiss dan rekannya mengindikasikan ada hubungan antara penggunaan obat-obat diabetes dengan  kasus kanker.  Meier  melakukan kajian database lebih dari delapan juta orang pasien di Inggris, di mana sekitar 2.800 di antaranya didiagnosis menderita kanker pankreas pada tahun 1995-2009.

Temuan yang dipublikasikan dalam American Journal of Gastroenterology menunjukkan bahwa mereka obat diabetes seperti insulin dan sulfonylureas berkaitan dengan meningkatnya risiko kanker pankreas. Sedangkan obat jenis lainnya seperti metformin justru berkaitan dengan rendahnya kasus kanker pankreas pada kaum wanita.

Dr. Peter Butler, peneliti diabetes dari University of California, Los Angeles David Geffen School of Medicine, yang tidak terlibat dalam penelitian, berpendapat bahwa penelitian ini sejalan dengan hasil riset sebelumnya yang menyebutkan bahwa metformin menurunkan risiko berbagai jenis kanker .

Sementara itu Dr. Ronald Hukom Sp.PD- KHOM, spesialis penyakit kanker dari Rumah Sakit Kanker Dharmais Jakarta, yang diminta pendapatnya mengenai penggunaan obat-obatan diabetes mengatakan, pada dasarnya setiap obat memiliki efek samping. Tetapi hal itu tidak akan memberikan efek buruk, apabila pemakaiannya dilakukan secara tepat.

"Pemakaian yang tidak tepat pasti ada efek samping yang merusak," katanya, saat ditemui dalam acara Temu Jurnalis di Kongres Nasional PERHOMPEDIN I, Jumat, (3/2/2012) lalu.

Menurut Ronald, setiap obat punya efek samping berbahaya jika dalam penggunannya tidak mengikuti prosedur yang berlaku. Ia mengambil contoh penggunaan obat kemoterapi. Obat kemoterapi dapat dikategorikan obat yang berbahaya karena bisa mendatangkan kanker.

"Artinya, setelah beberapa tahun memakai obat kemoterapi seseorang bisa kena kanker. Tapi dengan pemberian dosis yang tepat dan sesuai, hal itu tidak akan membahayakan," katanya.

Ia juga mengimbau agar setiap dokter memberikan penjelasan kepada pasien tentang efek samping yang mungkin bisa ditimbulkan akibat konsumsi obat-obatan yang diberikan. Hal ini dimaksudkan agar pasien juga dapat menggunakannya dengan batas yang wajar.

Catatan  :

Dalam judul dan badan berita sebelumnya disebutkan bahwa penggunaan Metformin berkaitan dengan peningkatkan risiko kanker pankreas.  Setelah dikonfirmasi ke berbagai pihak, penyataan tersebut keliru dan sumber data penelitiannya menyebutkan Metformin justru berkaitan dengan kasus kanker pankreas yang lebih rendah setidaknya di kalangan perempuan.  

Penulis: Bramirus Mikail   |   Editor: Asep Candra Loading...
Sent from Indosat BlackBerry powered by
    Font: A A A
  Kirim Komentar Anda
  • Loading data..
 
Kirim Komentar Anda
Silakan login untuk kirim komentar Anda.
Komentar
Redaksi menerima komentar terkait artikel yang ditayangkan. Isi komentar menjadi tanggung jawab pengirim. Redaksi berhak untuk tidak menampilkan komentar jika dianggap tidak etis, kasar, berisi fitnah, atau berbau SARA.
Dapatkan Informasi Kesehatan Disini!