Kamis, 30 Oktober 2014
Selamat Datang   |      |  
KOMPAS
Atasi Sakit Ginjal dengan Herbal
Kamis, 22 Juli 2010 | 10:23 WIB

JAKARTA, KOMPAS.com - Ginjal merupakan salan satu organ dalam tubuh yang memiliki fungsi penting. Ginjal berfungsi untuk menyaring kotoran (terutama urea) dari darah dan membuangnya bersama air dalam bentuk urine.

Mengingat fungsinya yang sangat penting, maka kesehatan ginjal harus dijaga. Kerusakan kecil sekalipun akan mengganggu organ lainnya, termasuk jantung. Menurut beberapa pakar akupunktur, ginjal memiliki hubungan yang sangat istimewa dengan jantung sehingga jika ginjal bermasalah, maka jantung pun akan bermasalah pula.

Meski ada dua ginjal di dalam tubuh manusia, tidak tertutup kemungkinan ginjal seseorang bisa rusak juga. Gagal ginjal merupakan masalah pada ginjal yang paling ditakuti karena harus melakukan cuci darah terus menerus, atau pilihan lainnya adalah mansplantasi ginjal.

"Untuk orang yang sudah mengalami gagal ginjal hingga harus cuci darah, maka kemungkinannya untuk kembali pulih seperti sedia kala jauh lebih sulit dan tingkat kesembuhannya sangat kecil," kata herbalis Adriana Indrajati ketika dihubungi Warta Kota belum lama ini.

Kalaupun penderita gagal ginjal yang mengalami cuci darah mencoba menggunakan pengobatan herbal. biasanya hanya untuk membantu penderita menguranai frekuensi cuci darahnya.

Perlancar kencing Berbeda dengan orang yang 'hanya' mengalami batu ginjal. Pengidap batu ginjal masih bisa dibantu dengan pengobatan herbal. Beberapa tanaman obat bisa membantu untuk membersihkan batu ginjal yang menyumbat saluran kandung kemih (kalkulus uriner).

Menurut Adriana tanaman obat yang membantu membersihkan batu ginjal di antaranya adalah kumis kucing dan kiji beling. Kedua tanaman ini memiliki efek diuretis yang membantu memperlancar saluran kencing. Juga bisa membantu meluruhkan batu.

Konsumsi herbal bisa meluruhkan batu tetapi tidak secara langsung. Harus dilakukan sedikit demi sedikit hingga besar-benar bersih. Oleh karena itu, terapi herbal untuk penderita batu ginjal bisa dilakukan selama 3-6 bulan. Terapi tergantung  juga pada jenis batu ginjalnya dan ukurannya.

Semakin keras batunya ginjalnya, semakin lama dibersihkan. Ada juga yang bisa dibersihkan hanya dalam waktu dua minggu. Biasanya ini karena jenis batunya sedikit lebih lunak dan tidak besar.

"Tetapi sebaiknya tetap mengonsumsi herbal sampai enam bulan bagi yang sudah menderita batu ginjal, karena walaupun batu sudah keluar, belum tentu bersih di dalammya, sebab biasanya masih ada sisanya," tandas Adriana.

Selain itu, dosis untuk penderita batu ginjal maupun gagal ginjal juga perlu diperhatikan. Dosis tang dikonsumsi penderita tidak boleh berlebih karena justru bisa memperparah kondisi penyakitnya. (wik)

Warta Kota
Sumber :
Editor: Asep Candra Loading...
Sent from Indosat BlackBerry powered by
    Font: A A A
  Kirim Komentar Anda
  • Loading data..
 
Kirim Komentar Anda
Silakan login untuk kirim komentar Anda.
Komentar
Redaksi menerima komentar terkait artikel yang ditayangkan. Isi komentar menjadi tanggung jawab pengirim. Redaksi berhak untuk tidak menampilkan komentar jika dianggap tidak etis, kasar, berisi fitnah, atau berbau SARA.
Dapatkan Informasi Kesehatan Disini!