Jumat, 24 Oktober 2014
Selamat Datang   |      |  
KOMPAS
Maag Sudah Parah, Perlu Asupan Fucoidan
Selasa, 29 Juni 2010 | 09:57 WIB

JAKARTA, KOMPAS.com - Banyak orang beranggapan, sakit maag bisa reda kalau lambung diisi dengan makanan. Anggapan itu tak sepenuhnya benar. Meskipun telah mengisi lambung dengan makanan, belum tentu nyeri di lambung langsung hilang. Bahkan, kadang-kadang malah bisa bertambah parah.

Asal tahu saja, maag terjadi karena membanjirnya kandungan asam di lambung. Nah, untuk menanggulanginya sudah tentu harus dengan menurunkan kadar asam itu.

Penurunan kadar asam ini bisa dilakukan dengan mengkonsumsi obat jenis antasida. Obat ini mampu menetralkan asam lambung yang berlebihan sekaligus meredakan rasa nyeri pada lambung. Antasida mengandung campuran garam alumunium, magnesium, dan simetikon.

Cara kerjanya, garam alumunium dan magnesium akan mengikat asam lambung sehingga jumlahnya berkurang. Sedangkan kandungan simetikon berfungsi untuk membantu gas yang timbul karena asam lambung keluar dari saluran pencernaan."Sehingga tingkat keasaman (pH) di lambung jadi normal kembali di kisaran 3-4," ujar Mulyadi Tedjapranata, pakar kesehatan klinik Medizone. Saat kadar asam lambung tinggi, ukuran pH di lambung bisa melorot ke angka 1-2.

Mulyadi menyarankan agar saat mengonsumsi antasida ini tidak dibarengi dengan obat-obatan yang lain. Soalnya bisa saja mengakibatkan reaksi yang berbeda sehingga malah akan membuat parah. "Obat ini juga tidak dianjurkan dikonsumsi dalam jangka waktu panjang," tambahnya.

Karena sifat dari antasida yang hanyamengurangi asam, setelah nyeri hilang, Anda dianjurkan untuk mengkonsumsi obat lain guna mengurangi produksi asam lambung yang berlebihan. Obat jenis proton pump inhibitor bisa menjadi rujukan. Obat ini dapat mengontrol produksi asam yang berlebihan di lambung.

Nah, jika ternyata maag sudah parah dan terjadi luka pada mukosa yang berfungsi melindungi dinding lambung, Anda perlu obat lain. Para dokter menganjurkan Anda mengonsumsi obat jenis sukralfat. Sukralfat ini merupakan turunan dari glukosa. Sukralfat bekerja dengan menempel pada selaput, sehingga terbentuk semacam lapisan yang berguna melindungi selaput mukosa lambung dari gesekan penyebab iritasi atau luka.

"Tapi sukralfat ini hanya berfungsi melapisi saja, tidak menyembuhkan luka," jelas Anastacia Japri, pakar kesehatan dari Novell Pharmaceutical Laboratories..

Agar bisa menyembuhkan, Anda perlu mengonsumsi obat jenis fucoidan. Fungsi dari obat ini, selain melapisi dinding lambung juga bisa memicu percepatan degenerasi sel luka pada lambung sekaligus mematikan bakteri dengan memakannya. "Jadi bakteri akan keluar dari sistem pencernaan," paparnya. (Raymond Reynaldi)

KONTAN
Sumber :
Editor: Asep Candra Loading...
Sent from Indosat BlackBerry powered by
    Font: A A A
  Kirim Komentar Anda
  • Loading data..
 
Kirim Komentar Anda
Silakan login untuk kirim komentar Anda.
Komentar
Redaksi menerima komentar terkait artikel yang ditayangkan. Isi komentar menjadi tanggung jawab pengirim. Redaksi berhak untuk tidak menampilkan komentar jika dianggap tidak etis, kasar, berisi fitnah, atau berbau SARA.
Dapatkan Informasi Kesehatan Disini!