Jumat, 1 Agustus 2014
Selamat Datang   |      |  
KOMPAS
Mimisan tak Selalu Ringan
Rabu, 23 Juni 2010 | 10:23 WIB

Kompas.com- Pada anak-anak mimisan termasuk hal yang umum terjadi, meski tak urung kadang membuat orangtua bingung, bahkan panik. Memang perlu waspada terutama jika mimisan sulit dihentikan. Mungkin itu bukan merupakan gejala kondisi ringan, misalnya gangguan pembekuan darah.

Mimisan, dalam bahaya kedokteran disebut epistaksis, bukan penyakit, tapi gejala suatu penyakit. "Mimisan merupakan gejala keluarnya darah dari hidung yang dapat terjadi akibat kelainan lokal pada rongga hidung atau karena kelainan yang terjadi di tempat lain dari tubuh. Kelainan lokal dapat berupa trauma misalnya mengorek hidung, terjatuh, terpukul, benda asing di hidung, dan iritasi gas yang merangsang," papar Dr. Tiara Aninditha, Sp.S.

Sebab lokal yang lain adalah infeksi hidung dan organ sekitarnya, tumor jinak dan ganas, perubahan lingkungan yang mendadak, misalnya perubahan tekanan atmosfer pada penerbang dan penyelam, benda asing yang masuk ke hidung, dan penyebab yang belum diketahui.

Kelainan di bagian tubuh yang lain yang bisa menyebabkan mimisan, antara lain penyakit jantung dan pembuluh darah seperti hipertensi dan kelainan pembuluh darah, kelainan darah seperti turunnya kadar trombosit, gangguan pembekuan darah, serta leukemia.

"Infeksi di seluruh tubuh seperti demam berdarah, gangguan hormonal, dan kelainan bawaan juga bisa menyebabkan mimisan," ujar dokter spesialis saraf dari RS Ciptomangunkusumo ini.

Memang penyebab mimisan sangat banyak dan kompleks, baik yang ringan (tidak perlu penanganan lebih lanjut) maupun yang berat (harus mendapatkan penanganan khusus). Itu sebabnya perlu pemeriksaan yang cermat pada pasien mimisan agar tepat pengobatannya.

Pembuluh darah tipis

Mimisan terjadi akibat pleksus kieselbach, pembuluh darah di hidung bagian tengah, pecah. Anyaman jaringan pernbuluh darah ini memang yang sangat halus dan tipis. Pada anak-anak, pembuluh ini mudah berdarah terutama kalau ada infeksi di hidung. Infeksi membuat pembuluh darah yang tipis ini melebar dan tersenggol sedikit saja akan mudah pecah. .

"Faktor keturunan dan perubahan cuaca dapat menyebabkan mimisan. Prinsipnya sama dengan infeksi, cuaca dingin atau hujan menyebabkan hidung anak mengalami flu serta pembuluh darah di hidung melebar dan tipis. Ketika anak menggosok hidungnya, pembuluh darah ini gampang sekali pecah," paparnya.

Sebagian besar mimisan pada anak tidak berbahaya. Selama anak terlihat sehat dan aktif, juga tidak disertai gejala lain seperti misan umumnya berkurang sesuai pertambahan usia. Semakin tambah usia, pembuluh darah dan selaput lendir di hidung makin kuat, sehingga tak mudah berdarah.

Meski mayoritas kasus mimisan tidak berbahaya, orangtua hendaknya waspada. Jika frekuensi mimisan cukup sering, tiap 1 atau 2 hari, ada risiko si kecil mengidap penyakit berbahaya.

Stadium berat

Penyakit ITP (Idiopathic Thrombocytopenic Purpura), demam berdarah, leukemia, talasemia mayor, atau hemofilia, kadar trombosit yang rendah bisa pula menyebabkan perdarahan di hidung. Anak hemofilia bisa memiliki kadar trombosit normal, tapi faktor pembekuan darahnya rendah, sehingga penderita sering mengalami perdarahan.

Mimisan normal umumnya bersumber pada anterior (bagian depan rongga hidung). Mimisan yang disertai penyakit berbahaya bersumber dari bagian dalam hidung (posterior). Tak heran, darah yang keluar banyak dan sulit dihentikan.

Ditambahkan Dr. L.S. Handikin, Sp.THT, dari RS Pelni, bahaya atau tidaknya mimisan tergantung dari penyebabnya. Mimisan karena demam berdarah sangat berbahaya, itu pertanda stadium berat. Mimisan karena infeksi hidung, misalnya sinusitis, tidak terlalu berbahaya.

Pada keadaan kronis, yakni mimisan terlalu sering dan darah yang keluar banyak, dapat terjadi komplikasi cukup berat, antara lain anemia. Anemia jika berlangsung lama dan best akan mengakibatkan beban kerja jantung bertambah berat dan bisa membengkak. (GHS/Putri)

Tabloid Gaya Hidup Sehat
Sumber :
Editor: Lusia Kus Anna Loading...
Sent from Indosat BlackBerry powered by
    Font: A A A
  Kirim Komentar Anda
  • Loading data..
 
Kirim Komentar Anda
Silakan login untuk kirim komentar Anda.
Komentar
Redaksi menerima komentar terkait artikel yang ditayangkan. Isi komentar menjadi tanggung jawab pengirim. Redaksi berhak untuk tidak menampilkan komentar jika dianggap tidak etis, kasar, berisi fitnah, atau berbau SARA.
Dapatkan Informasi Kesehatan Disini!