Rabu, 16 April 2014
Selamat Datang   |      |  
KOMPAS
Wanita Lanjut Usia Gairah Masih Menyala
Selasa, 15 Juni 2010 | 13:29 WIB
shutterstock

KOMPAS.com — Usianya kini 65 tahun, tetapi gairah seksualnya hampir tak beda dengan saat umur 40 tahun. Cairan pun masih lumayan baik. Hubungan seks biasa dilakukan seminggu 1-2 kali. Namun, ia ragu, apakah dirinya normal, mengingat kata orang, pada orang usia lanjut biasanya gairah seks menurun. Apalagi sang suami kewalahan melayani.

"Saya berumur 65 tahun, suami lebih muda 5 tahun. Gairah seks saya tidak berubah banyak dibandingkan waktu saya berumur 40 tahun. Kalau seminggu tidak berhubungan, rasanya ada yang tidak normal.

Untung suami mengerti. Suami pernah bilang kok saya masih kayak orang muda, sedangkan kadang ereksi suami tidak baik sehingga saya kurang puas. Kata orang, kalau suami lebih muda, nanti bisa cari perempuan lain. Nyatanya suami bahkan kewalahan melayani permintaan saya.

Apakah saya tidak normal karena masih bergairah? Konon kalau sudah tua, perempuan tidak punya cairan lagi di vaginanya. Saya masih punya cairan meski tidak sebanyak waktu muda. Kadang saja terasa sedikit perih kalau berhubungan terlalu lama.

Apakah tidak masalah kalau berhubungan seminggu 1-2 kali? Bagaimana menjaga agar suami tetap bisa ereksi dengan baik dan tidak kewalahan melayani saya?" E.R, Jakarta

Patut disyukuri Benar fungsi seks menurun dengan bertambahnya usia, tetapi bukan berarti pada usia lanjut fungsi seksual akan hilang sama sekali. Ada banyak faktor yang memengaruhi fungsi seksual, termasuk proses penuaan.

Salah satu faktor yang berpengaruh pada proses penuaan ialah gaya hidup. Orang yang menerapkan gaya hidup sehat cenderung mengalami keadaan fungsi tubuh yang lebih baik dibandingkan orang yang gaya hidupnya tidak sehat, termasuk juga fungsi seksual.

Dengan demikian, usia lanjut atau lebih muda tidak selalu menentukan bagi fungsi seksual. Artinya, mungkin saja orang yang berusia lebih muda fungsi organnya lebih buruk dibandingkan yang berusia lebih tua, bila gaya hidupnya tidak sehat.

Kalau fungsi seksual Anda yang berusia lanjut ternyata baik, itu patut disyukuri. Keadaan Anda ini dapat terjadi sesuai penjelasan saya di atas. Pada masa kini, dengan berkembangnya iptek di bidang kedokteran, usia tidak selalu mencerminkan fungsi organ tubuh, termasuk fungsi seksual.

Dengan keadaan yang baik ini, bukan masalah bagi Anda berhubungan seks sesuai keinginan. Perbedaan usia Anda dengan suami memang tidak menjadi masalah.

Agar kehidupan seksual Anda dan suami tetap terjaga harmonis, suami yang kadang mengalami hambatan perlu mendapat pengobatan. Dengan pemeriksaan yang benar untuk mendapatkan pengobatan yang benar pula, fungsi seksual suami dapat dipertahankan tetap optimal.

Dengan demikian, tidak terjadi hambatan ketika melakukan hubungan seksual dengan Anda. Mungkin Anda juga memerlukan pengobatan berkaitan dengan rasa perih, walaupun hanya kadang-kadang muncul.

Konsultasi dijawab oleh Prof. Dr. Wimpie Pangkahila, Sp.And

Tabloid Gaya Hidup Sehat
Sumber :
Editor: Lusia Kus Anna Loading...
Sent from Indosat BlackBerry powered by
    Font: A A A
  Kirim Komentar Anda
  • Loading data..
 
Kirim Komentar Anda
Silakan login untuk kirim komentar Anda.
Komentar
Redaksi menerima komentar terkait artikel yang ditayangkan. Isi komentar menjadi tanggung jawab pengirim. Redaksi berhak untuk tidak menampilkan komentar jika dianggap tidak etis, kasar, berisi fitnah, atau berbau SARA.
Dapatkan Informasi Kesehatan Disini!