Sabtu, 25 Oktober 2014
Selamat Datang   |      |  
KOMPAS
Pemberantasan Korupsi
Susno Didukung Dunia Internasional
Kamis, 29 April 2010 | 16:15 WIB
KOMPAS IMAGES/DHONI SETIAWAN
Komjen Pol Susno Duadji

PAGARALAM, KOMPAS.com — Mantan Kabareskrim Mabes Polri Komjen Susno Duadji kini sedang berada di tanah kelahirannya, Kota Pagaralam, Sumatera Selatan. Dengan keberanian mengungkap berbagai kasus korupsi, ternyata Susno mendapatkan banyak dukungan dari sejumlah kalangan dunia internasional.

Saya tidak ada keinginan mau menjadi kapolri, menteri, menjadi duta besar atau mau menjadi dirjen, melainkan memperbaiki Indonesia dengan gerakan moral. Kita sudah terlalu lama dijajah korupsi, dijajah kemiskinan, dijajah ketidakadilan dan dijajah rekayas

Tim pengacara Susno Duadji, Husni Maderi, yang didampingi Dr Efran Juni, kepada wartawan di Pagaralam, Kamis (29/4/2010), menyampaikan perihal dukungan internasional bagi kliennya itu.

Susno, saat memberikan keterangan pers, juga selalu didampingi tim dari Medical Emergency Rescue Committee (MER-C) dan beberapa kerabat dekat yang juga tim pengacaranya.

"Dukungan bagi upaya Susno dalam pemberantasan segala makelas kasus tidak hanya berasal dari Indonesia, tapi juga secara terang-terangan mendapatkan dukungan dari negara lain," kata Husni pula.

Beberapa negara yang menyatakan secara terang-terangan bahwa Pak Susno saat ini bukan hanya milik Indonesia, melainkan juga merupakan milik dunia internasional. "Kami berulang kali mendapatkan dukungan dari berbagai negara, baik lewat telepon maupun secara langsung," kata dia.

Dukungan dari luar itu, ujar Husni, juga datang dari Twitter, New York Times, Al Jazeera, Radio Nederland, Australia, Singapura, dan masih banyak lagi yang lainnya. Lanjut dia, "Kemarin CNN juga telah menghubungi, tetapi kami masih minta waktu, mengingat saat ini Pak Susno sedang mudik ke kampungnya di Pagaralam."

Susno menegaskan, upaya membongkar segala macam bentuk "markus" di Indonesia itu tujuannya bukan untuk pribadi atau mau mengejar jabatan.

"Saya tidak ada keinginan mau menjadi kapolri, menteri, menjadi duta besar atau mau menjadi dirjen, melainkan tujuan saya murni ingin melakukan reformasi atau memperbaiki keadaan negara kita Indonesia ini dengan gerakan moral. Apalagi kita sudah terlalu lama dijajah oleh korupsi, dijajah oleh kemiskinan, dijajah oleh ketidakadilan, dan dijajah oleh rekayasa," ujar dia.

Menurut Susno, kekayaan Indonesia sangat berlimpah ruah, seperti berbagai macam bahan tambang yang lengkap, hasil hutan yang banyak, dan hasil laut beraneka ragam. Namun, kata dia lagi, negara ini masih saja tetap miskin dan masyarakatnya juga masih banyak yang susah.

"Coba kita cerna apa penyebabnya kalau tidak akibat maraknya korupsi, ketidakadilan dan sebagainya, karena aparat penegak hukum pada level atas banyak tidak beres sehingga harus kita perbaiki. Harus dikatakan, mana yang baik itu baik dan mana yang salah itu salah, mengingat kemarin tidak ada yang menyuarakan selain suara dari Gunung Dempo Pagaralam," kata Susno pula.

Dia berharap, upaya memberantas korupsi itu dapat terus bergulir ke seluruh Indonesia tidak hanya di tubuh Polri, tetapi juga hakim, jaksa, jajaran pajak hingga aparat Bea dan Cukai sekarang sudah masuk mafia kehutanan, mafia pertambangan, dan segala macam bentuk mafia lainnya.

"Momen inilah yang harus dipelihara, mengingat pada awalnya tidak berdaya, tapi begitu digulirkan, berkat dukungan masyarakat Indonesia kini sudah sampai ke Papua, Sulawesi, Kalimantan, Aceh, Riau, seluruh Pulau Jawa. Bahkan sampai ke pelosok-pelosok, dan itu semua bukan karena Susno, tapi karena semua masyarakat yang menginginkan negara kita bersih dari korupsi, termasuk di Kota Pagaralam," kata Susno lagi.

antara
Sumber :
Penulis: KSP   |   Editor: ksp Loading...
Sent from Indosat BlackBerry powered by
    Font: A A A
  Kirim Komentar Anda
  • Loading data..
 
Kirim Komentar Anda
Silakan login untuk kirim komentar Anda.
Komentar
Redaksi menerima komentar terkait artikel yang ditayangkan. Isi komentar menjadi tanggung jawab pengirim. Redaksi berhak untuk tidak menampilkan komentar jika dianggap tidak etis, kasar, berisi fitnah, atau berbau SARA.
Dapatkan Informasi Kesehatan Disini!