Kamis, 24 Mei 2012
Selamat Datang   |      |  
KOMPAS
THT
Mengenali Suara Bising yang Berbahaya
Kamis, 29 April 2010 | 11:12 WIB

KOMPAS.com — Di sekitar kita, selalu saja ada suara yang terdengar. Bila suara itu dirasa sudah mengganggu kenyamanan atau mengganggu kegiatan sehari-hari, maka biasanya suara itu disebut suara bising. Terpapar keras dalam jangka waktu lama dapat mengakibatkan gangguan pendengaran yang menetap dan tidak dapat dipulihkan.

Kerasnya bunyi (intensitas suara) diukur dengan satuan desibel (db), sedangkan pitch (frekuensi) suara diukur dengan hertz (Hz). Rusaknya pendengaran biasanya ditentukan oleh faktor-faktor seperti kekerasan, pitch, dan lamanya paparan.

Mereka yang bekerja di lingkungan bising diwajibkan memakai pelindung pendengaran, seperti earmuffs, penutup telinga, atau earplugs (penyumbat telinga). Ini terutama jika pekerja terpapar bising dengan kekuatan rata-rata lebih dari 90 db selama 8 jam sehari. Suara bising tidak hanya terdapat di tempat kerja. Bising yang berbahaya juga dapat terjadi di rumah atau di tempat rekreasi.

Berikut sumber bunyi yang sering kita dengar dan besarnya desibel:

Bisikan = 30 db
Bercakap-cakap biasa = 60 db
Dering telepon = 80 db
Mesin pemotong rumput = 90 db
Pengering rambut = 90 db
Buldoser = 105 db
Gergaji listrik = 110 db
Sirine ambulans = 120 db
Mesin pesawat jet saat take off = 140 db
Tembakan senapan = 165 db

Mayo Clinic
Sumber :
Penulis: AN   |   Editor: wsn Loading...
Sent from Indosat BlackBerry powered by
    Font: A A A
  Kirim Komentar Anda
  • Loading data..
 
Kirim Komentar Anda
Silakan login untuk kirim komentar Anda.
Komentar
Redaksi menerima komentar terkait artikel yang ditayangkan. Isi komentar menjadi tanggung jawab pengirim. Redaksi berhak untuk tidak menampilkan komentar jika dianggap tidak etis, kasar, berisi fitnah, atau berbau SARA.
Dapatkan Informasi Kesehatan Disini!