Sabtu, 25 Oktober 2014
Selamat Datang   |      |  
KOMPAS
Bahaya Alkohol
Senin, 12 April 2010 | 06:42 WIB
Kompas.com/Josephus Primus
Ilustrasi

Adik saya laki-laki berumur 25 tahun tinggal bersama saya, suami saya, dan anak saya yang berumur 3 tahun. Adik saya pintar dan menjadi harapan keluarga. Dia memilih kuliah di teknik arsitektur. Adik saya tampaknya akan menyelesaikan kuliahnya dengan baik. Namun, ada hal yang mengkhawatirkan saya, yaitu dia mulai minum alkohol.

Dia memang belakangan ini sudah punya uang sendiri karena membantu proyek temannya sehingga dia mampu pergi ke kelab malam dan kemudian minum alkohol. Kebiasaan minumnya sudah berlebihan. Hampir setiap hari dia minum, ini tercium dari bau mulutnya jika saya ajak bicara. Adakalanya saya agak sukar bicara dengan dia karena dia kelihatan mabuk.

Suami saya mulai mengeluhkan perilaku adik saya. Suami saya takut anak kami yang sedang tumbuh akan terpengaruh. Adik saya sebenarnya tak pernah berbuat yang tak baik kepada kami sekeluarga, dia tak pernah mencuri atau membohongi kami. Jika minum di rumah, dia akan minum di kamar tidurnya. Jika minum di luar rumah, dia biasanya minum bersama kawan-kawannya. Tugas fakultas yang menjadi syarat kelulusannya tampaknya terbengkalai. Jika saya tanyakan, dia selalu menjawab sibuk dalam proyek temannya padahal saya lihat dia punya cukup waktu luang.

Ada hal lain yang mengkhawatirkan saya adalah setiap hari dia mengendarai motor. Kendaraan tersebut merupakan pilihan untuk menghemat biaya transportasi. Saya amat khawatir dia akan mengalami kecelakaan karena pengaruh alkohol.

Pertanyaan saya, apakah kecanduan alkohol sudah sering dijumpai di negeri kita. Apa yang harus saya lakukan karena saya tak ingin mengambil keputusan yang merugikan masa depan adik saya. Apalagi dia selangkah lagi akan tamat kuliahnya. Apakah bahaya alkohol bagi kesehatan dan di mana saya dapat meminta pertolongan untuk menghentikan kebiasaan minum alkohol adik saya? Terima kasih dokter.

Jawab

Kebiasaan minum alkohol cukup meluas di negeri kita. Kebiasaan ini memang banyak dijumpai di kota besar, tetapi dalam kunjungan saya ke daerah cukup banyak remaja di pedesaan yang sudah menggunakan alkohol. Belakangan ini media juga memberitakan kematian remaja akibat penggunaan alkohol dengan cara meracik sendiri atau menambahnya dengan campuran lain. Jadi, kita harus peduli pada masalah alkohol ini sebelum masalah ini menjadi masalah besar.

Alkohol dapat mengganggu kesehatan apalagi jika dikonsumsi secara berlebihan dan terus-menerus. Salah satu dampak yang harus diketahui adalah alkohol dapat mengganggu hati dan dalam jangka panjang dapat menimbulkan sirosis hati. Di negeri kita, sirosis hati biasanya terjadi akibat infeksi hepatitis virus B atau hepatitis virus C. Namun, di luar negeri, sirosis hati sering disebabkan oleh kebiasaan minum alkohol yang berkepanjangan.

Kebiasaan alkohol pada perempuan juga akan berpengaruh pada kehamilan. Anak yang lahir dari ibu peminum alkohol dapat mengalami berat badan rendah, kelainan kongenital seperti otak yang mengecil, kelainan jantung, dan gangguan tidur. Bahkan, pengaruh alkohol yang kuat dapat menyebabkan bayi meninggal atau cacat mental. Selain berdampak pada hati dan sistem reproduksi, alkohol juga dapat menimbulkan pengaruh buruk pada jantung, otak, dan lambung.

Aspek psikis

Alkohol juga berpengaruh pada aspek psikis. Konsentrasi belajar atau bekerja menurun dan pola hubungan sosial juga akan terganggu. Peminum alkohol akan cenderung berkumpul dengan sesama peminum dan dia mudah untuk juga menggunakan narkotik. Jangan dilupakan sebagian kecelakaan lalu lintas disebabkan oleh penggunaan alkohol pengemudi.

Kepedulian Anda terhadap adik Anda amat beralasan. Pendekatan yang Anda lakukan dengan tetap menyayangi adik Anda adalah amat tepat. Anda tentu kecewa terhadap perilakunya, tetapi Anda perlu menyadari dia dalam keadaan sakit dan memerlukan pertolongan. Langkah pertama yang harus dilakukan adalah dengan membawanya berkonsultasi ke dokter (sebaiknya psikiater). Dokter dapat menilai apakah kebiasaan minum alkohol adik Anda masih ringan atau sudah berat. Dokter juga dapat merencanakan intervensi yang tepat bagi adik Anda, baik itu berupa obat atau intervensi psikiatri.

Di masyarakat juga ada lembaga swadaya masyarakat yang menolong orang yang kecanduan alkohol. Salah satu di antaranya Alcohol Anonymous. Lembaga ini dapat membantu pengguna alkohol mengurangi sampai menghentikan kebiasaan minum alkohol.

Salah satu cara melindungi anak Anda dari kebiasaan yang memengaruhi kesehatan adalah dengan mengajaknya berbicara sehingga dia mampu membedakan kebiasaan yang baik dan buruk untuk kesehatan. Kebiasaan mencuci tangan harus dilatih sejak kecil begitu pula membuang sampah pada tempatnya. Kebiasaan lain dapat dibicarakan dan dilatih sesuai dengan perkembangan anak.

Saya amat berharap Anda dan keluarga dapat membantu adik Anda. Semoga dia akan dapat melepaskan kebiasaan minum alkoholnya dan sudah tentu saya juga berharap dia dapat menyelesaikan studinya.

Dr Samsuridjal Djauzi

Kompas Cetak
Sumber :
Editor: Anna Loading...
Sent from Indosat BlackBerry powered by
    Font: A A A
  Kirim Komentar Anda
  • Loading data..
 
Kirim Komentar Anda
Silakan login untuk kirim komentar Anda.
Komentar
Redaksi menerima komentar terkait artikel yang ditayangkan. Isi komentar menjadi tanggung jawab pengirim. Redaksi berhak untuk tidak menampilkan komentar jika dianggap tidak etis, kasar, berisi fitnah, atau berbau SARA.
Dapatkan Informasi Kesehatan Disini!