Kamis, 24 Mei 2012
Selamat Datang   |      |  
KOMPAS
Anak Mengenal Alkohol Melalui Facebook
Kamis, 18 Maret 2010 | 08:37 WIB
DHONI SETIAWAN/KOMPAS COM
Internet bisa dimanfaatkan orang dewasa menjual minuman keras kepada anak dibawah umur.

KOMPAS.com — Kasus kejahatan melalui internet semakin marak dan berkembang ke berbagai bisnis ilegal, termasuk jual-beli alkohol. Jika di Indonesia kasus yang terjadi adalah trafficking, penipuan, fitnah, dan penculikan, di Inggris Facebook disalahgunakan sebagai sarana jual-beli minuman keras.

Richard Wright (28) dari Carlton di Nottinghamshire, Inggris, memalsukan identitasnya menjadi Booze Monkeys di situs jejaring sosial sejak 2008. Kepolisian setempat menemukan bahwa pria ini menjual alkohol kepada anak di bawah umur melalui internet.

Identitas pelaku tertera jelas di akun Facebook-nya. Hal ini memudahkan sasaran pasar untuk menghubunginya kapan pun. Modusnya adalah anak usia belasan memesan alkohol melalui Facebook dan pelaku mengantarkannya langsung. Bahkan tertulis, "Bir akan diantarkan langsung ke rumah Anda setiap Jumat dan Sabtu mulai pukul 23.00 hingga 04.00".

Kabar baiknya, pelaku tertangkap 13 Februari lalu dengan bantuan remaja usia 15 tahun yang pura-pura memesan sebotol vodka dan dua krat bir.

Pelaku dikenai tuntutan hukum karena menjual alkohol kepada anak di bawah 18 tahun dan berbisnis tanpa izin. Sanksi hukum yang harus dijalaninya adalah melakukan kerja tanpa bayaran selama 100 jam dan membayar denda sebesar 85 poundsterling.

Pihak Facebook sendiri sudah menghapus akun pelaku dari situsnya. Juru bicara Facebook mengatakan, situs ini sangat mengandalkan penggunanya untuk mengatur siapa yang boleh masuk dalam akunnya atau tidak. Sebaiknya pengguna akun melaporkan jika menemukan sesuatu yang mencurigakan. Facebook juga secara reguler bekerja sama dengan penegak hukum untuk memberantas bentuk kejahatan internet semacam ini.

Jika pengelola jejaring sosial sudah berkolaborasi dengan polisi, rasanya kontrol dari keluarga, terutama orangtua, juga punya peran untuk melawan kejahatan di internet.

Telegraph
Sumber :
Penulis: C1-10   |   Editor: din Loading...
Sent from Indosat BlackBerry powered by
    Font: A A A
  Kirim Komentar Anda
  • Loading data..
 
Kirim Komentar Anda
Silakan login untuk kirim komentar Anda.
Komentar
Redaksi menerima komentar terkait artikel yang ditayangkan. Isi komentar menjadi tanggung jawab pengirim. Redaksi berhak untuk tidak menampilkan komentar jika dianggap tidak etis, kasar, berisi fitnah, atau berbau SARA.
Dapatkan Informasi Kesehatan Disini!