Kamis, 9 Februari 2012
Selamat Datang   |      |  
KOMPAS
Batasi Asupan Natrium biar Jantung Sehat
Rabu, 10 Maret 2010 | 15:17 WIB
Shutter Stock
Jangan mengonsumsi garam secara berlebihan.
TERKAIT:

JAKARTA, KOMPAS.com — Natrium adalah mineral yang berperan penting dalam menjaga keseimbangan cairan dalam tubuh. Selain itu, juga membantu mengantar impuls saraf yang memengaruhi kontraksi dan relaksasi otot.

Namun begitu, jika darah Anda terlalu banyak mengandung natrium, volume darah akan meningkat karena natrium akan menarik dan mengikat air. Dengan begitu, jantung harus bekerja ekstrakeras memompa untuk mengalirkan darah yang volumenya meningkat itu. Akibatnya, tekanan pada arteri akan meningkat.

Di zaman modern yang serba instan ini, kecenderungan kita untuk mengasup natrium berlebih menjadi sangat tinggi. Hampir setiap hari kita tidak dapat terlepas dari makanan yang sudah diproses dan mengandung natrium tinggi, seperti, sup, kaldu, sayuran dalam kaleng, saus, dan banyak lagi. Belum lagi kebiasaan menambahkan garam setiap kali makan atau mengudap camilan mengandung garam.

Memang masih ada perbedaan pendapat tentang pembatasan garam apakah benar dapat menurunkan tekanan darah. Beberapa penelitian berhasil memperoleh sedikit bukti yang mendukung teori ini. Penelitian lain termasuk penelitian DASH-Sodium yang dipublikasikan pada tahun 2001 menunjukkan bahwa dengan mengurangi natrium akan menurunkan tekanan darah.

The National High Blood Pressure Education Program oleh National Institutes of Health menyarankan semua penduduk Amerika agar membatasi natrium tidak lebih dari 2.400 miligram setiap hari. Bukti yang ada menyatakan bahwa membatasi natrium itu wajar dan aman. Banyak pakar kesehatan dan organisasi mendukung diet rendah natrium.

Jika Anda mempunyai tekanan darah tinggi dan sensitif terhadap natrium, dengan mengurangi asupan natrium dapat membantu menurunkan tekanan darah. Dengan membatasi natrium dan mengubah gaya hidup, mungkin Anda jadi tidak perlu obat-obatan. Kalaupun Anda sudah menggunakan obat-obatan, dengan mengurangi natrium, maka obat-obatan tersebut akan menjadi lebih efektif.

Mayo Clinic
Sumber :
Penulis: AC   |   Editor: acandra Loading...
Sent from Indosat BlackBerry powered by
    Font: A A A
  Kirim Komentar Anda
  • Loading data..
 
Kirim Komentar Anda
Silakan login untuk kirim komentar Anda.
Komentar
Redaksi menerima komentar terkait artikel yang ditayangkan. Isi komentar menjadi tanggung jawab pengirim. Redaksi berhak untuk tidak menampilkan komentar jika dianggap tidak etis, kasar, berisi fitnah, atau berbau SARA.
Dapatkan Informasi Kesehatan Disini!