Kamis, 24 Mei 2012
Selamat Datang   |      |  
KOMPAS
Hadiah 100 Ribu Dollar AS Siap Menanti David Gurnani
Sabtu, 6 Maret 2010 | 12:11 WIB

JAKARTA, KOMPAS.com - Mimpi David Gurnani, kontestan asal Indonesia untuk meraih hadiah senilai 100 ribu dollar AS di ajang reality show The Biggest Loser Asia-- penurunan berat badan pertama dan terbesar di Asia-- tinggal selangkah lagi.  

David, pria yang berprofesi sebagai salesman berusia 25 tahun itu, berhasil melaju ke babak  final setelah secara konsisten menjadi kontestan dengan persentase penurunan berat badan terbanyak. Dalam waktu 2,5 bulan menjalani kompetisi, ia berhasil menurunkan 55 kg atau 35,03 persen  dari berat badan 157 kg di awal kompetisi, persentase yang melampaui angka yang diraih tiga finalis lainnya.

Mereka adalah Carlos Antonio Miguel (Filipina) dengan presentasi penurunan berat badan sebesar  8 persen, Aaron Mokhtar (Malaysia, 28,93 persen) dan Martha Lai (Hong Kong, 23,62 persen).
 
Di ajang tersebut, ketiganya telah berhasil menyingkirkan 26 kontestan dari berbagai negara di Asia untuk memperbutkan titel The Biggest Loser pertama di Asia. Selain  berhak membawa pulang uang senilai 100 ribu dollar AS, jawara realty show ini juga akan mendapatkan  1 unit mobil Renault Koleos SUV senilai  70 ribu dollar AS dan menjadi duta gerakan anti-obesitas di Asia.

Setelah sekitar 2,5 bulan menjalani camp pelatihan di Malaka, para finalis dipulangkan ke negara masing-masing dan saat ini menghadapi tantangan serta persiapan dengan  berlatih serta menerapkan pola hidup sehat secara mandiri di lingkungan nyata.

Kerja keras keempat finalis ini akan mencapai titik klimaks pada sesi penimbangan berat badan terakhir yang dapat disaksikan di Hallmark Channel, Selasa, 9 Maret 2010 pukul 20.00 WIB.

David sangat bersyukur kepada Tuhan dan berterima kasih kepada pelatihnya, Dave Nuku, atas pencapaian ini. “Saya sangat bersyukur bisa mencapai final The Biggest Loser Asia. Saat ini saya memimpin angka persentase penurunan berat badan dibanding ketiga finalis lainnya, dan jika Tuhan mengizinkan, saya akan tetap mampu mempertahankan posisi ini hingga sesi penimbangan terakhir pada tanggal 9 mendatang dan memenangkan kompetisi ini,” kata David lewat siaran persnya.

Bicara tentang peluangnya, David sangat optimis: “Saya memiliki peluang yang bagus untuk memenangkan kompetisi ini, jika Tuhan mengizinkan, saya bisa menurunkan berat badan yang cukup untuk memenangkan kompetisi ini.”

Menurutnya, ia akan sangat senang jika bisa menjadi The Biggest Loser pertama di Asia, “Namun jika tidak, saya akan berlapang dada dan mengatakan pada diri sendiri bahwa Tuhan memiliki rencana lain untuk saya. Hal terpenting bagi saya adalah saya telah menjadi pemenang bagi diri saya sendiri karena saya telah berhasil mendapatkan kembali kesehatan saya, yang menurut saya lebih penting dari apapun.”

Pada episode final tidak hanya akan menampilkan transisi fisik yang dialami para finalis, tapi juga kontestan lain yang telah tereliminasi dan melanjutkan perjuangan mereka melawan obesitas di rumah yang dapat menginspirasi mereka yang mengalami obesitas. (EH)

ANT
Sumber :
Penulis: EH   |   Loading...
Sent from Indosat BlackBerry powered by
    Font: A A A
  Kirim Komentar Anda
  • Loading data..
 
Kirim Komentar Anda
Silakan login untuk kirim komentar Anda.
Komentar
Redaksi menerima komentar terkait artikel yang ditayangkan. Isi komentar menjadi tanggung jawab pengirim. Redaksi berhak untuk tidak menampilkan komentar jika dianggap tidak etis, kasar, berisi fitnah, atau berbau SARA.
Dapatkan Informasi Kesehatan Disini!