Kamis, 24 Mei 2012
Selamat Datang   |      |  
KOMPAS
Atasi Luka Bakar dengan VCO
Senin, 15 Februari 2010 | 13:50 WIB
shutterstock
Ilustrasi minyak VCO.
TERKAIT:

YOGYAKARTA, KOMPAS.com - Virgin Coconut Oil (VCO) dapat digunakan untuk mengobati luka bakar karena mengandung asam lemak, yakni asam laurat dan asam kaprik, kata peneliti dari Universitas Muhammadiyah Yogyakarta (UMY) Fitria Puspita.

"Asam laurat dan asam kaprik yang terkandung dalam VCO atau minyak kelapa murni yang terbuat dari daging kelapa segar yang proses pembuatannya dilakukan pada suhu relatif rendah mampu mengatasi infeksi virus, bakteri, protozoa, dan mempercepat metabolisme sel di kulit," katanya.

Menurut dia, VCO menjadi obat alternatif bagi luka bakar selain bioplacenton, silver sulfadiazine, bacitracin, dan mafedine acetate yang dikembangkan dengan tujuan mencapai kesembuhan yang optimal akibat luka bakar.

"Luka bakar bisa disebabkan oleh kontak dengan beberapa hal di antaranya api, air panas, listrik, bahan kimia, dan radiasi matahari," katanya.

Ia mengatakan penggunaan VCO untuk luka bakar dilakukan dengan cara pengolesan di daerah luka. VCO efektif dan aman digunakan sebagai "moisturizer" pada kulit, sehingga dapat mempercepat penyembuhan luka pada kulit.

"Penggunaannya tidak perlu dicampur apa-apa, VCO langsung dioleskan ke bagian kulit yang mengalami luka bakar. VCO banyak dijual di pasaran, sehingga masyarakat tidak sulit untuk mendapatkannya," katanya.

Menurut dia, dalam dunia kesehatan, VCO memang telah dikenal memiliki banyak manfaat bagi kesehatan tubuh, dan berkhasiat mencegah berbagai penyakit.

"Khasiat itu antara lain dapat mencegah sakit jantung, menurunkan kadar kolesterol, antikanker, memperkuat sistem imunitas, dan membantu menurunkan berat badan. Penggunaan VCO biasanya dengan cara diminum," katanya.

ANT
Sumber :
Penulis: AC   |   Editor: acandra Loading...
Sent from Indosat BlackBerry powered by
    Font: A A A
  Kirim Komentar Anda
  • Loading data..
 
Kirim Komentar Anda
Silakan login untuk kirim komentar Anda.
Komentar
Redaksi menerima komentar terkait artikel yang ditayangkan. Isi komentar menjadi tanggung jawab pengirim. Redaksi berhak untuk tidak menampilkan komentar jika dianggap tidak etis, kasar, berisi fitnah, atau berbau SARA.
Dapatkan Informasi Kesehatan Disini!