Sabtu, 20 September 2014
Selamat Datang   |      |  
KOMPAS
Kapan Turis Singapura Bisa Langsung ke Pontianak?
Kamis, 11 Februari 2010 | 14:43 WIB

PONTIANAK, KOMPAS.com - Sekitar 10 persen dari 27 ribu orang wisatawan asing yang berkunjung ke Provinsi Kalimantan Barat sepanjang tahun 2009 merupakan warga Singapura.

"Namun, kedatangan mereka tidak melalui penerbangan langsung karena harus transit terlebih dahulu ke Jakarta," kata Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kalbar, Kamaruzzaman, di Pontianak, Selasa (9/2/2010).

Ia mengakui, Singapura belum termasuk fokus Kalbar dalam pemasaran kegiatan dan tempat wisata. Namun, lanjut dia, tidak menutup kemungkinan untuk dikembangkan mengingat adanya kedekatan budaya.

"Brosur-brosur mengenai potensi wisata dan budaya Kalbar akan disebar di Singapura," kata Kamaruzzaman.

Selain itu, Kalbar sudah mencanangkan tahun kunjungan wisata mulai 2010.

Duta Besar Singapura untuk Indonesia, Ashok Mirpuri, mengatakan, setiap akhir pekan banyak warga Singapura yang berangkat ke Jakarta untuk berlibur.

"Tidak ada penerbangan langsung ke Pontianak. Kalau melalui Jakarta, sudah setengah hari waktu habis di perjalanan," kata Ashok.

Ia menambahkan, mungkin di masa mendatang akan ada pertemuan untuk membahas penerbangan langsung tersebut.

Kalbar menargetkan bisa menggaet wisatawan manca negara dan lokal untuk berkunjung ke provinsi itu sekitar 30 ribu orang di tahun 2010 dengan memfokuskan ekowisata yang menampilkan keunikan dan keanekaragaman flora dan fauna di kawasan Taman Nasional Danau Sentarum dan Taman Nasional Betung Karihun di Kabupaten Kapuas Hulu.

Kalbar setidaknya menyiapkan 30 kegiatan dan 36 objek wisata unggulan untuk menjaring wisatawan asing melalui program Visit Indonesia Year 2010. Kegiatan-kegiatan pariwisata itu tersebar di 12 kabupaten/kota (kecuali kabupaten hasil pemekaran) dengan rentang waktu berbeda.

Diantaranya, Cap Go Meh yang diperingati setiap awal tahun, peristiwa titik kulminasi matahari di Tugu Khatulistiwa Pontianak setiap Maret dan September, Gawai Dayak, Festival Bumi Budaya dan Festival Meriam Karbit pada Hari Raya Idul Fitri.

Antara
Sumber :
Editor: made Loading...
Sent from Indosat BlackBerry powered by
    Font: A A A
  Kirim Komentar Anda
  • Loading data..
 
Kirim Komentar Anda
Silakan login untuk kirim komentar Anda.
Komentar
Redaksi menerima komentar terkait artikel yang ditayangkan. Isi komentar menjadi tanggung jawab pengirim. Redaksi berhak untuk tidak menampilkan komentar jika dianggap tidak etis, kasar, berisi fitnah, atau berbau SARA.
Dapatkan Informasi Kesehatan Disini!