
JAKARTA, KOMPAS.com - Abdullah Ichsanulfikri atau Fikri, bayi berusia 18 bulan, yang mempunyai penyakit atresia billier (saluran empedu tidak terbentuk sempurna atau buntu), saat ini sedang menanti bantuan. Penyakit yang diderita Fikri serupa dengan kasus yang diderita bayi Bilqis (17 bulan).
"Sejak usia dua bulan, sudah mempunyai kelaian pada fungsi hati dan empedunya," ujar Ngabdu ketika dihubungi di Jakarta, Sabtu (6/2/2010).
Fikri lahir di Jakarta 1 Agustus 2008, anak dari pasangan Ngabdu Salam dan Ani Purwaningsih. Fikri pernah dirawat di Rumah Sakit di daerah Tangerang. Namun, dalam perawatan tersebut, tidak memperlihatkan kondisi yang membaik, dan pihak ru mah sakit sudah merujuk Fikri ke rumah sakit yang lebih besar untuk transplantasi hati. Namun, kondisi ekonomi yang tidak mampu dan serba kekurangan dari pihak orangtuanya, maka kondisi Fikri hanya didiagnosa saja.
Dikatakan Ngabdu, saat ini Fikri hanya dirawat di rumah, di Jalan Raya Duri Kosambi 114, Cengkareng, Jakarta Barat, dengan pengobatan seadanya.
Bagi dermawan yang berniat membantu, bisa menghubungi orangtua Fikri, Ngabdu melalui nomor telepon 081584647234.