JEMBER, KOMPAS.com - Sedikitnya 12 bayi usia balita yang dirawat di Rumah Sakit dr Soebandi, Jember meninggal dunia akibat gizi buruk, selama 2009.
Humas RS dr Soebandi Jember, Judi Nugroho Senin (25/1/2010) mengatakan, pihaknya melakukan sosialisasi dan penyuluhan tentang gizi di RS setempat, supaya tidak ada lagi balita yang meninggal akibat gizi buruk.
"Kami melakukan penyuluhan di ruang tunggu pasien RS dr Soebandi dalam rangka memperingati Hari Gizi Nasional, karena banyak pengunjung dan pasien belum memahami pentingnya gizi," tuturnya.
Selama 2009, jumlah penderita gizi buruk atau Kekurangan Energi Protein (KEP), yang menjalani rawat inap di RS dr Soebandi sebanyak 66 anak, dimana 12 di antaranya meninggal dunia.
"Hampir seluruh pasien gizi buruk yang meninggal karena terlambat dibawa ke rumah sakit, dan kondisinya sudah parah. Penyakit penyerta seperti TBC dan infeksi akut yang diderita juga menjadi penyebab pasien gizi buruk meninggal," katanya.