Rabu, 22 Oktober 2014
Selamat Datang   |      |  
KOMPAS
Asuransi Kesehatan, Puskesmas Tak Siap Kartu Baru
Laporan wartawan KOMPAS Yoga Putra
Jumat, 15 Januari 2010 | 13:15 WIB

KULON PROGO, KOMPAS.com  - Distribusi kartu asuransi kesehatan baru di Kulon Progo, DI Yogyakarta memunculkan masalah. Beberapa puskesmas tak bersedia menerima kartu tersebut dengan alasan belum punya alat khusus pembaca kartu dari PT Askes.

Kartu asuransi kesehatan (askes) yang baru sudah dibagikan sejak Januari di kalangan pegawai negeri sipil daerah. Kartu itu berbentuk seperti kartu kredit atau ATM bank, dengan ukuran 8,5 sentimeter x 5,5 sentimeter.

Selain memuat nomor, nama, dan tanggal kelahiran, kartu yang berwarna kuning itu turut dilengkapi dengan kode garis (barcode) yang berisi identitas pemilik kartu. Kode garis ini hanya bisa dibaca dengan alat pemindai khusus, seperti terdapat pada mesin-mesin kasir pasar swalayan.

"Alat pembaca itu yang belum ada di puskesmas. Kami pun tidak tahu kapan alat akan diberikan," ujar Kepala Puskesmas Sentolo I Sandrawati Said, Jumat (15/1/2010).

Karena itu, Sandrawati belum bersedia menerima kartu askes baru dan tetap meminta pasien menunjukkan kartu lama. Tindakan ini juga diterapkan Kepala Puskesmas Galur I Eko Damayanti. Ia tetap menggunakan metode pencatatan kartu askes lama agar tidak menyulitkan pasien maupun puskesmas.

Eko menyayangkan sikap PT Askes yang sudah membagikan kartu tanpa ada sosialisasi terlebih dulu kepada puskesmas. Menurut Eko, PT Askes hanya pernah melontarkan rencana penggantian kartu sekitar akhir tahun 2009, namun belum diketahui kapan kartu baru akan didi stribusikan kepada masyarakat.

"Bentuk kartu askes baru saja baru kami ketahui minggu ini. Staf kami sempat kaget karena menerima kartu askes yang berbeda dari sebelumnya," tambah Eko.

Sejumlah kepala puskesmas lain juga mendapati kekeliruan penulisan nama dan tanggal lahir pada kartu askes baru. Data itu berbeda dengan data pasien manual yang disimpan puskesmas.

Mengenai masalah ini, Kepala Cabang Utama PT Askes Yogyakarta Gatot Subroto mengatakan kartu baru memang akan didistribusikan mulai Januari hingga Februari mendatang. Sosialisasi mengenai kartu askes baru dilakukan bersamaan dengan distribusi, sehingga kemungkinan memang ada beberapa puskesmas yang belum mendapatkan sosialisasi tersebut.

"Sembari menyosialisasikan penggunaan kartu, kami juga akan melengkapi basis data pemilik kartu askes sekaligus pemasangan alat di komputer masing-masing puskesmas hingga akhir Februari," ujar Gatot saat dihubungi melalui telepon.

Gatot berharap sosialisasi dan pemasangan alat pembaca kartu sudah selesai paling lambat awal Maret, sehingga kartu itu bisa segera digunakan. Kartu askes baru juga sulit dipalsukan.

Editor: Glo Loading...
Sent from Indosat BlackBerry powered by
    Font: A A A
  Kirim Komentar Anda
  • Loading data..
 
Kirim Komentar Anda
Silakan login untuk kirim komentar Anda.
Komentar
Redaksi menerima komentar terkait artikel yang ditayangkan. Isi komentar menjadi tanggung jawab pengirim. Redaksi berhak untuk tidak menampilkan komentar jika dianggap tidak etis, kasar, berisi fitnah, atau berbau SARA.
Dapatkan Informasi Kesehatan Disini!