Sabtu, 29 November 2014
Selamat Datang   |      |  
KOMPAS
Apa itu Kista?
Kamis, 17 Desember 2009 | 10:04 WIB
shutterstock

KOMPAS.com - Kista merupakan suatu benjolan/tumor berisi cairan ataupun kumpulan darah yang umumnya berbentuk seperti buah bertangkai. Sebenarnya kista bisa terjadi di bagian tubuh mana pun, dari paru-paru hingga usus. Namun, bila berbicara kista pada wanita, biasanya ada pada indung telur, lantaran itu dinamakan kista indung telur.

Pada kasus ini, ada sebagian atau seluruh indung telur penderita berubah menjadi massa atau tumor yang berisi cairan. Kista ini bisa dialami wanita kapan pun, baik sedang hamil dan tidak, pada usia berapa pun, dan pada kehamilan ke berapa pun.

Jenis kista
Banyak sekali. Antara lain kista serosum dengan isi cairan bening berwarna kekuningan. Kista yang biasanya dipengaruhi oleh siklus haid ini akan membesar (terjadi penambahan cairan) saat menstruasi. Ada pula kista musinosum yang memiliki cairan lendir lengket.

Sementara kista dermoid mengandung tak hanya cairan tapi juga ada partikel lainnya seperti rambut, gigi, dan sebagainya. Kista endometriosis atau kista cokelat merupakan kista yang berisi kumpulan cairan darah. Kista ini berasal dari sel-sel selaput perut yang disebut peritoneum. Indung telur yang memiliki kista ini akan mengembang dan bertambah besar.

Bila dilihat dari ukurannya, ada kista berukuran kecil (sekitar 2-3 cm atau di bawah 5 cm), ada yang ukuran sedang (di atas 5 cm), dan ada yang ukurannya besar (di atas 6 atau 10-12 cm). Sementara jika dilihat dari hispatologinya, ada kista yang jinak atau fisiologis saja. Ada juga yang menunjukkan keganasan.

Keluhan dan gejala
Umumnya ibu akan merasakan nyeri atau rasa tak enak di bagian panggul/ pelvic. Kista yang besar akan teraba seperti benjolan pada bagian perut. Perut pun akan tampak seperti cembung. Jika digoyangkan, perut seperti berisi cairan.

Pada kista yang menimbulkan keganasan biasanya ada penurunan berat badan yang siginifikan (sekitar 5-10 kg) tanpa sebab jelas. Bentuk tubuh penderita pun tampak tidak proporsional. Beberapa kista muncul tanpa gejala klinis berarti dan baru ditemui ketika dilakukan konfirmasi pemeriksaan kehamilan. Kista ini akan terlihat lewat pemeriksaan USG dan makin jelas dengan USG transvaginal. (Nakita/Dedeh)

Tabloid Nakita
Sumber :
Editor: Anna Loading...
Sent from Indosat BlackBerry powered by
    Font: A A A
  Kirim Komentar Anda
  • Loading data..
 
Kirim Komentar Anda
Silakan login untuk kirim komentar Anda.
Komentar
Redaksi menerima komentar terkait artikel yang ditayangkan. Isi komentar menjadi tanggung jawab pengirim. Redaksi berhak untuk tidak menampilkan komentar jika dianggap tidak etis, kasar, berisi fitnah, atau berbau SARA.
Dapatkan Informasi Kesehatan Disini!