
SEMARANG, KOMPAS.com — Sejumlah wartawan dan anggota legislatif dari Fraksi Partai Persatuan Pembangunan Dewan Pimpinan Rakyat Daerah Jawa Tengah, Senin (7/12), secara spontan menyumbangkan koin untuk Prita Mulyasari. Sumbangan koin itu, bagian dari Gerakan Koin Peduli Prita yang digelar di sejumlah kota di Indonesia.
"Kami berharap aksi spontanitas guna mendukung Prita Mulyasari, terdakwa pencemaran nama baik RS Omni bisa terbebas dari tuntutan hukum," ujar Joko Nurhadi, Kepala Tata Usaha F-PPP, di DPRD Jateng, Semarang.
Aksi gerakan koin itu tidak hanya menarik perhatian sejumlah wartawan dan anggota Fraksi PPP, tetapi juga beberapa tamu yang sedianya hendak bertemu dengan para anggota DPRD dari F-PPP terpaksa ikut ambil bagian gerakan koin untuk Prita.
Ketua F-PPP DPRD Jateng Masruhan Samsurie mengatakan, aksi ini bukan berarti membenarkan putusan pengadilan yang jauh dari rasa keadilan. Dari gerakan ini, supaya dapat memperjuangkan Prita sama dengan ketika memperjuangkan pimpinan KPK (nonaktif), Bibit S Rianto dan Chandra Hamzah, terutama dalam mengawal proses kasasi yang sedang dilakukan di Mahkamah Agung.
Proses berikutnya, tujuh anggota Fraksi PPP segera minta dukungan politik dengan mengirim surat resmi ke Gubernur Jawa Tengah, Bibit Waluyo, supaya Gubernur menyampaikan pernyataan resmi bahwa Gerakan Koin untuk Prita menjadi dukungan moral yang wajib bagi masyarakat Jateng untuk keadilan hukum.