Sabtu, 11 Februari 2012
Selamat Datang   |      |  
KOMPAS
Ikuti Seminar Online Depresi Pasca Melahirkan!
Jumat, 4 Desember 2009 | 17:29 WIB
flyfreeforhealth

JAKARTA, KOMPAS.com - Stres pada saat hamil dan rasa cemas saat melahirkan wajar dirasakan pada seorang Ibu, terutama bagi ibu baru, dimana mereka harus menyesuaikan kehidupan baru dengan hadirnya sang bayi. Tetapi bagi segelintir wanita, perasaan stress yang berlebih akan sulit dihilangkan sehingga mengakibatkan depresi dan mengakibatkan terganggunya jalinan ikatan batin sang ibu dengan si bayi.

Pada tingkatan yang lebih lanjut, depresi ini dapat menyebabkan timbulnya halusinasi dan delusi bagi penderitanya. Depresi setelah melahirkan bisa disebabkan pula karena keturunan. Bagi ibu yang menderita depresi ini haruslah ditangani khusus oleh dokter, karena menyangkut kejiwaan. Lalu faktor-faktor apa saja yang menyebabkan ini terjadi pada sang Ibu?

FlyFreeForHealth bersama Pregnancy&me mengundang Anda untuk mengikuti seminar online bersama Dr. Helen Chan MBBS, M Med(psych), Grad Dip Psikoterapi, adalah Konsultan Senior Psikiater dan Direktur Intervensi Program Depresi Pasca Melahirkan (Post Natal Depression), juga sebagai Kepala KKH Mental Wellness Service, Singapura, dengan topik “DEPRESI PASCA MELAHIRKAN (Post Natal Depression)" pada hari Selasa, 8 Desember 2009, pukul 12.00 WIB.

Siapkan perangkat komputer Anda, koneksi internet dan speaker untuk mengikuti presentasi dari Dr. Helen Chan mengenai topik menarik ini. Anda pun dapat memberikan pertanyaan yang akan langsung di jawab, gratis!

Daftar sekarang melalui SMS. Ketik <alamat email kamu><spasi>PM013SG09 ke +65 98473224 untuk mendapatkan undangan menghadiri webinar ini yang akan dikirimkan ke email Anda. Klik link yang ada di undangan, ikuti langkah-langkah selanjutnya, dan Anda akan dengan mudah memasuki ruang webinar.

FlyFreeForHealth
Sumber :
Editor: acandra Loading...
Sent from Indosat BlackBerry powered by
    Font: A A A
  Kirim Komentar Anda
  • Loading data..
 
Kirim Komentar Anda
Silakan login untuk kirim komentar Anda.
Komentar
Redaksi menerima komentar terkait artikel yang ditayangkan. Isi komentar menjadi tanggung jawab pengirim. Redaksi berhak untuk tidak menampilkan komentar jika dianggap tidak etis, kasar, berisi fitnah, atau berbau SARA.
Dapatkan Informasi Kesehatan Disini!