MAMUJU, KOMPAS.com - Jumlah penderita HIV/AIDS di berbagai daerah di Indonesia menunjukkan perkembangan memprihatinkan. Di Provinsi Sulawesi Barat (Sulbar) misalnya, berdasarkan estimasi data dari Komisi Penanggulangan AIDS (KPA) terungkap sekitar 610 jiwa diduga positif terkena penyakit tersebut.
Pengelola Program KPA Sulbar, Borahima, Selasa, mengatakan, jumlah penderita yang diduga mengidap penyakit HIV/AIDS di Sulbar cukup tinggi dengan capaian sebanyak 610 orang. "Kondisi ini sangat memprihatinkan, karena penyakit berbahaya ini akan merongrong, mengancam dan merusak masa depan generasi muda kita sendiri," katanya.
Ia menuturkan, jumlah penderita ini berdasarkan hasil estimasi KPA. Kemungkinan besar masih banyak penderita lain yang belum teridentifikasi yang belum sempat terdata oleh dinas kesehatan, apalagi, jumlah titik penyebaran penyakit HIV-AIDS di Sulbar kian bertambah banyak.
"Sudah banyak titik-titik penyebaran virus HIV-AIDS seperti pada kelompok waria, pekerja seks komersial dan WTS tidak langsung," katanya.
Untuk meredam laju pertumbuhan penyebaran virus tersebut, pihaknya terus melakukan sosialisasi dengan mendatangi sekolah-sekolah, serta kegiatan lain yang melibatkan sejumlah pekerja seks komersial pada lima kabupaten di Sulbar. "Kami sudah melakukan sosialisasi yang rutin untuk mengantisipasi tingginya penyebaran virus mematikan itu," katanya.