
JAKARTA, KOMPAS.com — Menyambut hari AIDS sedunia, Tim Peduli AIDS Universitas Katolik Atmajaya mengadakan gerak jalan (long march) dari kampus menuju Bundaran Hotel Indonesia. Puncaknya, mereka melepaskan puluhan balon.
“Kami ingin menurunkan tingkat diskriminasi terhadap odha (orang dengan HIV/AIDS),” kata Ketua Panitia Dewi Astari di Bundaran HI, Minggu (29/11).
Selain itu, dalam aksi ini mereka juga menyuarakan bagaimana AIDS ditularkan. Menurutnya, virus HIV tidak mudah ditularkan, hanya dengan hubungan seksual, jarum suntik, dan air susu ibu. Maka tidak bijaklah jika kita menjauhi odha. “Kami juga hendak membangun kepedulian untuk tidak menjauhi odha. Virusnya diajuhi, tapi tidak jauhi orangnya,” ujar Dewi.
Aksi ini merupakan salah satu dari rangkaian kegiatan dalam memeringati Hari AIDS Sedunia yang jatuh pada 1 Desember 2009. Pada hari itu, Dewi melanjutkan, pihaknya akan melakukan kegiatan sosial ke RS Mintoharjo. “Charity-nya bentuk uang dan barang,” pungkasnya.