Senin, 22 Desember 2014
Selamat Datang   |      |  
KOMPAS
Hujan di Makkah Mereda, Pemberangkatan Jamaah Dilanjutkan
Laporan wartawan KOMPAS Imam Prihadiyoko
Rabu, 25 November 2009 | 21:40 WIB

MAKKAH, KOMPAS.com - Pemberangkatan jamaah haji asal Indonesia dari Makkah menuju Mina dan Arafah sempat dihentikan karena hujan turun sangat deras. Kota Makkah Al-Mukaramah dan sekitarnya, termasuk Arafah dan Mina, diguyur hujan dan angin sejak pukul 10.00 waktu setempat, Rabu (25/11).

Proses pemberangkatan haji dari Mekah ke Arafah maupun Mina sempat diberhentikan, karena sejumlah ruas jalan mengalami banjir. Setelah shalat asar, hujan mulai reda. Maka, proses pemberangkatan pun dilanjutkan.

Diiringi petir, tiga juta ja maah bertolak dari kota kelahiran Rasulullah itu menuju ke Mina dan Arafah. Jamaah yang ke Mina melaksanakan tarwiyah sejak maghrib hingga subuh, sedangkan jamaah yang ke Arafah untuk menanti datangnya waktu wukuf yang jatuh Kamis (26/11) saat zuhur.

Media Center Haji Departemen Agama di Jakarta, Rabu (25/11) malam melaporkan, tanpa hujan pun, Makkah macet luar biasa saat jamaah bertolak menuju ke Arafah dan Mina. Namun karena hujan, kemacetan itu bertambah parah. Apalagi sejumlah mobil terlihat hanyut di Sulaimaniyah, Jeddah.

Karena jarang turun hujan, Arab Saudi, termasuk Kota Mak kah, tidak memiliki sistem drainase yang bagus. Meskipun tidak terlalu deras, karena hujan turun dalam waktu yang lama, banyak sampah terangkut air dari posisi yang tinggi menuju ke wilayah yang rendah. Akibatnya, dataran yang lebih rendah kebanjiran.

Editor: wah Loading...
Sent from Indosat BlackBerry powered by
    Font: A A A
  Kirim Komentar Anda
  • Loading data..
 
Kirim Komentar Anda
Silakan login untuk kirim komentar Anda.
Komentar
Redaksi menerima komentar terkait artikel yang ditayangkan. Isi komentar menjadi tanggung jawab pengirim. Redaksi berhak untuk tidak menampilkan komentar jika dianggap tidak etis, kasar, berisi fitnah, atau berbau SARA.
Dapatkan Informasi Kesehatan Disini!