KOMPAS
Rabu, 10 Februari 2010 Selamat Datang  |     |  
Tangis, Tak Sekadar Cucuran Air Mata
Rabu, 25 November 2009 | 14:28 WIB

KOMPAS.com - Anda mungkin termasuk orang yang mudah menitikkan air mata, entah itu di acara pernikahan, ulang tahun, melihat kucing telantar, atau kegiatan lain yang menurut Anda mengharukan. Atau, barangkali Anda tipe orang yang lupa kapan terakhir Anda menangis.

Sebenarnya, apa alasan di balik tangisan? Mengapa ada orang yang gampang menangis dibanding orang lain? Pada dasarnya orang menangis karena sedih atau bahagia. Namun, para pakar tak melihatnya sesederhana itu.

"Menangis adalah respon emosional terhadap perasaan tertentu, biasanya karena sedih dan terluka. Tetapi, orang juga menangis karena berada dalam situasi atau peristiwa tertentu," kata Stephen Sideroff, PhD, Profesor psikiatri dari University of California Los Angeles, AS.

Selain untuk melepaskan emosi, menangis juga merupakan mekanisme pertahanan. "Saat kita menangis, itu adalah sinyal Anda ingin menyampaikan suatu hal. Misalnya saja saat kita sedang dilanda frustasi, bergembira, atau untuk mendapat perhatian orang lain," kata Jodi DeLuca, PhD, ahli neuropsikologi dari Florida.

Selain alasan-alasan itu, para ahli berpendapat menangis punya tujuan biokemikal, yakni untuk melepaskan hormon stres atau racun dari tubuh. Lauren Bylsma, PhD, peneliti yang memfokuskan diri pada tangisan, mengatakan menangis juga punya tujuan sosial.

Terkadang, kita mendapat dukungan dari orang lain gara-gara tangisan. Cucuran air mata memang bisa membuat hati luluh. Tak heran jika menurut Bylsma tangisan  sering dimanipulatif agar keinginan seseorang terpenuhi. Misalnya saat Anda berharap pasangan memaafkan perselingkuhan atau saat si kecil merengek minta es krim.

Lalu, mengapa ada orang yang gampang menangis dibanding orang lain? Para ahli berpendapat hal ini ada kaitannya dengan temperamen seseorang. "Orang yang punya riwayat trauma biasanya lebih cengeng," kata Sideroff.  Wanita yang sering cemas atau juga berkepribadian tertutup dan mudah berempati juga tergolong dalam kelompok orang yang mudah menangis.

Penulis: AN   |   Editor: acandra   |   Sumber :WebMD Loading...
Sent from Indosat BlackBerry powered by
    Font: A A A
  Kirim Komentar Anda
  • Loading data..
 
Kirim Komentar Anda
Silakan login untuk kirim komentar Anda.
Komentar
Redaksi menerima komentar terkait artikel yang ditayangkan. Isi komentar menjadi tanggung jawab pengirim. Redaksi berhak untuk tidak menampilkan komentar jika dianggap tidak etis, kasar, berisi fitnah, atau berbau SARA.
Dapatkan Informasi Kesehatan Disini!