Jumat, 10 Februari 2012
Selamat Datang   |      |  
KOMPAS
Sikat Gigi Bisa Cegah Pikun
Selasa, 17 November 2009 | 17:30 WIB

KOMPAS.com - Banyak manfaat yang bisa kita dapatkan dari kebiasaan menjaga kesehatan gigi dan mulut, salah satunya adalah menjaga agar ingatan tetap tajam. Demikian menurut studi terkini yang dipublikasikan dalam Journal of Neurology, Neurosurgery, and Pscychiatry.

Menurut para ahli, patogen penyebab gangguan gigi yang disebut Porphyromonas gingivalis dalam jumlah banyak di mulut, terutama pada orang lanjut usia bisa menyebabkan gangguan daya ingat. Patogen ini bisa disingkirkan bila kita rajin menyikat gigi dua kali sehari serta rutin memeriksakan gigi ke dokter.

Dr. James M.Noble dari Columbia College of Physician and Surgeon, New York, AS, mengatakan, orang dengan patogen Porhyromonas gingivalis cukup banyak diketahui mengalami gangguan dalam mengingat huruf atau angka dalam tes keterampilan daya ingat.

Dalam studinya, Noble dan timnya melakukan tes terhadap 2.300 pria dan wanita berusia 60 tahun atau lebih yang diperiksa kesehatan giginya dan mengikuti berbagai tes kemampuan daya ingat dalam National Health and Nutrition Examiniation Survey III yang dilakukan antara tahun 1991 dan 1994.

Secara umum, 5,7 persen lansia mengalami kesulitan dalam tes daya ingat dan 6,5 persen gagal dalam tes penjumlahan dan pengurangan. Para responden yang memiliki kadar patogen tertinggi (lebih dari 119 unit) diketahui yang paling banyak gagal dalam tes tersebut.

Sebelumnya, para ahli telah mengaitkan kondisi gigi dengan berbagai penyakit, seperti penyakit jantung, stroke, diabetes, dan Alzheimer. Penyakit gusi juga memengaruhi kemampuan otak dalam mengingat.

health24
Sumber :
Penulis: AN   |   Editor: acandra Loading...
Sent from Indosat BlackBerry powered by
    Font: A A A
  Kirim Komentar Anda
  • Loading data..
 
Kirim Komentar Anda
Silakan login untuk kirim komentar Anda.
Komentar
Redaksi menerima komentar terkait artikel yang ditayangkan. Isi komentar menjadi tanggung jawab pengirim. Redaksi berhak untuk tidak menampilkan komentar jika dianggap tidak etis, kasar, berisi fitnah, atau berbau SARA.
Dapatkan Informasi Kesehatan Disini!