Kamis, 24 Mei 2012
Selamat Datang   |      |  
KOMPAS
Unair Ciptakan Vaksin Flu Babi
Senin, 16 November 2009 | 15:15 WIB
(AFP/DDP/Thomas Lohnes)
Seorang dokter mendemonstrasikan cara vaksinasi antiflu H1N1. Sekitar 2.000 mahasiswa di Washington State University melaporkan gejala flu babi, salah satu kasus terbesar penyebaran H1N1 di sebuah kampus AS.
TERKAIT:

SURABAYA, KOMPAS.com - Laboratorium BSL-3 (Biosafety Level-3) - Avian Influenza Research Center di Universitas Airlangga (Unair), Surabaya, telah mampu membuat bakal vaksin flu babi (H1N1) dan flu burung (H1N5).

"Kami sudah mampu menyiapkan ’seed vaccine’ atau bakal vaksin flu babi dan flu burung, sehingga tinggal selangkah lagi sudah mampu diproduksi," kata peneliti flu babi dari Unair Prof Dr drh C.A. Nidom di Surabaya, Senin (16/11).

Di sela-sela persiapan peluncuran "Seed Vaccine" H1N1 dan H1N5 yang dilakukan Wapres Boediono dan Menkes Endang Rahayu Setyaningsih (16/11) itu, Nidom mengatakan, kata selangkah lagi yang dimaksud itu adalah kerjasama antara Unair, Bio Farma, dan Depkes RI dalam memproduksi vaksin itu secara massal.

"Saya kira, langkah itu penting untuk segera dilakukan, karena kita perlu mengantisipasi perkembangan virus H1N1," kata staf pengajar Fakultas Kedokteran Hewan (FKH) Unair ini.

Menurutnya, tahap bahaya adalah, bila virus flu babi yang sekarang masih menular dari hewan ke manusia itu akhirnya menjalar dalam penularan antarhewan. "Kalau sudah menular antarhewan akan lebih berbahaya, karena manusia itu mengonsumsi hewan, sehingga penularannya akan semakin luas dan sangat mungkin jatuh korban," paparnya.

Ant
Sumber :
Penulis: LTF   |   Editor: latief Loading...
Sent from Indosat BlackBerry powered by
    Font: A A A
  Kirim Komentar Anda
  • Loading data..
 
Kirim Komentar Anda
Silakan login untuk kirim komentar Anda.
Komentar
Redaksi menerima komentar terkait artikel yang ditayangkan. Isi komentar menjadi tanggung jawab pengirim. Redaksi berhak untuk tidak menampilkan komentar jika dianggap tidak etis, kasar, berisi fitnah, atau berbau SARA.
Dapatkan Informasi Kesehatan Disini!