KOMPAS
Rabu, 10 Februari 2010 Selamat Datang  |     |  
Menkes: Obat Kaki Gajah Aman
Jumat, 13 November 2009 | 21:28 WIB

JAKARTA, KOMPAS.com — Terkait dengan kasus meninggalnya seorang warga Kabupaten Bandung sehari setelah mengonsumsi obat filariasis (kaki gajah), Menteri Kesehatan Endang Rahayu Sedyaningsih mengatakan, Jumat (13/11), pemerintah sudah menyelidiki kasus itu.

"Sejauh ini, laporan awal dari Komisi Ahli Pengobatan Filariasis menyatakan, penyebab kematian tidak ada hubungannya dengan obat filariasis. Obat itu aman dan tidak kedaluwarsa. Sudah ada laporan secara lisan baru-baru ini," ujarnya.

Kematian penderita filariasis tersebut diduga terkait dengan penyakit lain yang menyertai. Sejak lama, pemerintah sudah menyelenggarakan program pengobatan massal kepada warga di daerah rawan filariasis. Terakhir, Departemen Kesehatan mengadakan pengobatan massal dengan pembagian obat gratis.

Kabupaten Bandung mendapatkan bantuan 7.450.000 butir obat DEC, 2.782.000 butir albendazol, serta 2.800 butir parasetamol. Alasannya, dengan ditemukannya kasus positif di 15 kecamatan, diperkirakan 2,7 juta jiwa lainnya rawan terkena filariasis (Kompas, 3 November 2009). Filariasis sendiri ada di 386 kabupaten dan kota sehingga tidak hanya di kantong-kantong kawasan rawan tertentu.

Penulis: INE   |   Editor: made Loading...
Sent from Indosat BlackBerry powered by
    Font: A A A
  Kirim Komentar Anda
  • Loading data..
 
Kirim Komentar Anda
Silakan login untuk kirim komentar Anda.
Komentar
Redaksi menerima komentar terkait artikel yang ditayangkan. Isi komentar menjadi tanggung jawab pengirim. Redaksi berhak untuk tidak menampilkan komentar jika dianggap tidak etis, kasar, berisi fitnah, atau berbau SARA.
Dapatkan Informasi Kesehatan Disini!