
BANDUNG, KOMPAS.com - Departemen Kesehatan memastikan penyebab utama meninggalnya empat orang warga Kabupaten Bandung bukan karena mengonsumsi obat antifilariasis atau obat kaki gajah/filariasis.
Direktur Penanggulangan Penyakit Berbasis Binatang Depkes Rita Kusriastuti mengatakan masing-masing penduduk yang meninggal akibat penyakit yang telah diderita sebelumnya, yaitu sesak nafas dan jantung. Ia mengatakan tidak ada indikasi bahwa penyebab kematian adalah obat antifilariasis.
"Berdasarkan pemantauan dan penelitian yang dilakukan oleh tim ahli, kami memastikan penyebab kematiannya bukan karena obat antifilariasis tapi karena penyakit yang telah dideritanya," katanya.
Lebih dari 500 orang di Kecamatan Majalaya, Kabupaten Bandung, dirawat di Rumah Sakit Majalaya. Mereka mengeluh pusing dan mual setelah mengonsumsi obat antifilariasis. Jumlah korban dilaporkan terus bertambah dan saat ini bahkan sudah 9 orang meninggal.