
KOMPAS.com - Malam hari lazimnya adalah waktu untuk beristirahat dan tidur. Namun, tak sedikit pekerja yang kerja gilir (shift) justru bekerja di malam hari. Berbagai studi menyebutkan pekerja shift malam rentan terkena berbagai penyakit, salah satunya adalah kanker.
Menurut konsultan onkologi dari Mayo Clinic, Dr.Timoty Moynihan, MD, kaitan antara kerja malam dengan penyakit kanker mungkin terkait dengan perubahan irama sirkadian (irama hidup berdasarkan pola 24 jam) dan menurunnya kadar melatonin dalam darah.
Saat tidur banyak hormon yang bekerja, antara lain hormon melatonin dan hormon pertumbuhan yang berperan dalam peremajaan sel. Selain itu saat tidur kadar sel-sel pembunuh alami dalam darah sangat tinggi.
"Meski begitu belum ada studi yang bisa membuktikan kaitan langsung kanker dengan kerja di malam hari," tegas Moynihan.
Karenanya, Moynihan menyarankan agar pekerja shift malam menjalankan gaya hidup sehat untuk mencegah kanker, misalnya dengan tidak merokok, menjaga berat badan ideal, melakukan olahraga, menghindari alkohol, serta mengonsumsi variasi makanan sehat.