Jumat, 28 November 2014
Selamat Datang   |      |  
KOMPAS
Musim Hujan di Jateng Mundur
Selasa, 3 November 2009 | 19:23 WIB

SEMARANG, KOMPAS.com - Musim hujan di sebagian besar wilayah di Jawa Tengah mundur dari perkiraaan karena dipengaruhi adanya El Nino. Menurut perkiraan Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika Jateng, musim hujan yang seharusnya tiba pada akhir Oktober lalu baru akan terjadi pada akhir November.

Petugas perkiraan cuaca BMKG Jateng Reni Kraningtyas, Selasa (3/11), di Kota Semarang, mengatakan, datangnya musim hujan biasanya ditandai dengan curah hujan minimal 50 milimeter selama sepuluh hari.

Namun, untuk wilayah Kota Semarang dan sekitarnya misalnya, hingga awal November ini curah hujan masih 36 milimeter. "Pengaruh El Nino ini membuat penguapan air laut kecil sehingga curah hujan relatif sedikit," ujar Reni. El Nino merupakan fenomena naiknya suhu muka air laut di wilayah Samudera Pasifik sehingga memengaruhi suhu di Indonesia.

El Nino ini menyebabkan suhu di Jateng meningkat dari sebelumnya antara 23-34 derajat celcius menjadi 29-36 derajat celcius. Berdasarkan data BMKG Jateng, pengaruh El Nino terasa sangat kuat pada bulan November 2009 dan Januari 2010.

Di Jateng, menurut Reni, hanya Kabupaten Cilacap dan Banyumas saja yang sudah memasuki musim hujan dengan curah hujan mencapai 100 milimeter. Hal tersebut karena pengaruh topografi wilayah yang merupakan dataran tinggi.

Mundurnya musim hujan ini memperpanjang musim pancaroba di kawasan Jateng. Untuk itu, Reni mengimbau masyarakat untuk tetap mewaspadai timbulnya potensi angin puting beliung yang disertai kilat karena penggumpalan awan cumulus nimbus. "Pengaruh El Nino ini akan melemah pada bulan Desember. Sehingga curah hujan bisa kembali normal," kata Reni.

Penulis: ILO   |   Editor: made Loading...
Sent from Indosat BlackBerry powered by
    Font: A A A
  Kirim Komentar Anda
  • Loading data..
 
Kirim Komentar Anda
Silakan login untuk kirim komentar Anda.
Komentar
Redaksi menerima komentar terkait artikel yang ditayangkan. Isi komentar menjadi tanggung jawab pengirim. Redaksi berhak untuk tidak menampilkan komentar jika dianggap tidak etis, kasar, berisi fitnah, atau berbau SARA.
Dapatkan Informasi Kesehatan Disini!