Sabtu, 25 Oktober 2014
Selamat Datang   |      |  
KOMPAS
Periksa Payudara dengan Mamografi Tak Mahal, Loh!
Jumat, 16 Oktober 2009 | 11:02 WIB

KOMPAS.com — Saat ini mamografi masih menjadi metode deteksi dini kanker payudara yang direkomendasikan banyak dokter di dunia. Mamografi adalah  pemeriksaan kelenjar payudara dengan menggunakan sinar X berdosis rendah. Mamografi dapat mendeteksi adanya benjolan atau tumor yang menjadi awal kanker payudara.

Sayangnya, masih banyak wanita yang enggan melakukan mamografi karena alasan biaya. Padahal, kini biaya pendeteksian mamografi sudah sangat terjangkau.

“Umumnya, pendeteksian mamografi dapat memakan biaya sekitar Rp 400.000, tapi sekarang para ibu tak perlu khawatir lagi sebab kami memberikan layanan mamografi dengan Rp 88.000 saja,” ujar dr Grace Frelita, Chief Operating Medical Officer Siloam Hospital di Jakarta, Rabu (14/10).

Paket mamografi dengan harga terjangkau ini merupakan program corporate social responsibility (CSR) dari RS Siloam Kebun Jeruk dan Lippo Village, sebagai peringatan bulan kanker payudara sedunia pada bulan Oktober. “Paket ini juga termasuk konsultasi dokter sebanyak dua kali dan keanggotaan My Siloam selama setahun,” ungkap Grace.

Menurut dr Nina I Supit, SpRad, dari RS Siloam Kebun Jeruk, pemeriksaan mamografi dengan pemeriksaan USG atau ultrasonografi akan menjamin akurasi yang lebih tepat. “Umumnya, payudara (perempuan) Indonesia dan Asia jauh lebih padat dibandingkan orang Eropa. Dengan mamografi dan bantuan USG, sensitivitas dan akurasi alat jauh lebih tepat,” ujarnya.

Karena itu, pihak rumah sakit menawarkan layanan mamografi dan USG melalui paket combo dengan harga Rp 138.000 yang berlaku di RS Siloam Kebun Jeruk dan Lippo Village sampai tiga bulan mendatang.

Rima Melati tampak antusias mendukung program tersebut. Sebagai salah satu pengurus Yayasan Kesehatan Payudara Jakarta (YKPJ), ia mengakui harga tersebut jauh lebih murah dari pelayanan mamografi yang tersedia pada mobil mamografi dari YKPJ sendiri. Untuk itulah ia berharap, masyarakat, khususnya kaum wanita, segera melakukan deteksi dini agar bahaya kanker payudara lebih cepat terdeteksi dan terobati.

Penulis: M14-09   |   Editor: Anna Loading...
Sent from Indosat BlackBerry powered by
    Font: A A A
  Kirim Komentar Anda
  • Loading data..
 
Kirim Komentar Anda
Silakan login untuk kirim komentar Anda.
Komentar
Redaksi menerima komentar terkait artikel yang ditayangkan. Isi komentar menjadi tanggung jawab pengirim. Redaksi berhak untuk tidak menampilkan komentar jika dianggap tidak etis, kasar, berisi fitnah, atau berbau SARA.
Dapatkan Informasi Kesehatan Disini!