Kamis, 24 Mei 2012
Selamat Datang   |      |  
KOMPAS
ICW: Kami Tak Khawatir
Laporan wartawan KOMPAS.com Caroline Damanik
Selasa, 13 Oktober 2009 | 16:15 WIB
PERSDA/BIAN HARNANSA
Sejumlah sejumlah pegiat antikorupsi dengan memakai kostum binatang seperti gorila, harimau, kelinci, beruang dari Dewan Petimbangan Binatang mendatangai kantor Indonesia Corruption Watch (ICW) di Kalibata, Jakarta Selatan, Minggu (13/9) Aksi parodi mengenai terancamnya Pengadilan Tipikor dan KPK. 'Binatang' juga ikut prihatin atas upaya pelemahan Pengadilan Tipikor dan KPK. Berama-ramai mereka curhat dan menyampaikan petisi ke perwakilan Koalisi Penyelamat Pemberantasan Korupsi.
TERKAIT:

JAKARTA, KOMPAS.com — Wakil Koordinator Indonesian Corruption Watch (ICW) Adnan Topan Husodo mengaku bahwa pihaknya tak khawatir menyusul ditetapkannya dua aktivis ICW, Emerson Yuntho dan Illian Deta Arta Sari, sebagai tersangka dalam kasus pencemaran nama baik Kejaksaan Agung.

"Kita tidak menganggap ini sebagai suatu hal yang mengkhawatirkan. Kita tetap melakukan pengawasan, kita akan tetap kritis, dan ini membuktikan bahwa hal tersebut tidak berpengaruh dengan kinerja kita," ucapnya di Kantor ICW, Selasa (13/10).

Ia mengungkapkan bahwa keduanya siap memenuhi panggilan kepolisian asalkan mereka juga menerima syarat administrasi yang benar. Pasalnya, penulisan nama lembaga dan dua aktivis yang dipanggil sama-sama salah.

Untuk pemanggilan 15 Oktober mendatang, Adnan menegaskan bahwa keduanya hanya akan datang dalam kapasitas melakukan klarifikasi atas status mereka. Ditambahkan, sebelumnya juga sudah pernah ada pemanggilan sejenis terhadap sejumlah aktivis ICW. Namun, dugaannya tak pernah jelas.

Menyusul penetapan ini, sejumlah tawaran dilayangkan oleh pihak-pihak tertentu yang ingin menjadi pengacara.

Editor: mbonk Loading...
Sent from Indosat BlackBerry powered by
    Font: A A A
  Kirim Komentar Anda
  • Loading data..
 
Kirim Komentar Anda
Silakan login untuk kirim komentar Anda.
Komentar
Redaksi menerima komentar terkait artikel yang ditayangkan. Isi komentar menjadi tanggung jawab pengirim. Redaksi berhak untuk tidak menampilkan komentar jika dianggap tidak etis, kasar, berisi fitnah, atau berbau SARA.
Dapatkan Informasi Kesehatan Disini!