Minggu, 26 Oktober 2014
Selamat Datang   |      |  
KOMPAS
Wow... Peringkat Dunia UGM Naik!
Laporan wartawan KOMPAS Irene Sarwindaningrum
Senin, 12 Oktober 2009 | 09:22 WIB
shutterstock
Ilustrasi: Pihak UGM belum mengetahui faktor yang meningkatkan peringkat itu. Salah satu dugaan adalah meningkatnya kerja sama dan konferensi internasional UGM selama setahun terakhir.
TERKAIT:

YOGYAKARTA, KOMPAS.com — Peringkat Universitas Gadjah Mada, Yogyakarta, naik dalam daftar perguruan tinggi terbaik tingkat dunia menurut The Times Higher Education-QS World University (The-QS World University) .

UGM, yang tahun lalu berada di peringkat ke-316, berhasil menduduki peringkat ke-250 pada tahun ini. Adapun Universitas Indonesia berada di peringkat ke-201 atau naik dari peringkat ke-287 pada tahun lalu.

Perguruan tinggi lain di Indonesia yang tercatat dalam daftar 500 besar perguruan tinggi terbaik dunia The-QS World University itu adalah Institut Teknologi Bandung. Namun, peringkatnya justru menurun dari ke-315 pada tahun lalu menjadi ke-351 pada tahun ini. Berada dalam urutan tiga besar, daftar yang diprakarsai oleh harian Inggris, The Times, ini adalah Harvard University (Amerika Serikat), University of Cambridge (Inggris), dan Yale University (Amerika Serikat).

Kepala Bidang Humas dan Keprotokolan UGM Suryo Baskoro mengatakan, pengumuman peringkat tersebut diterima pada Jumat (9/10). Kajian peringkat The-QS World University itu meliputi enam kriteria, yaitu kajian oleh kelompok bidang ilmu, kajian oleh pengguna lulusan, sitasi dosen, jumlah pengajar internasional, jumlah mahasiswa internasional, dan rasio dosen dengan mahasiswa.

Wakil Rektor Senior Bidang Pendidikan, Penelitian, dan Pengabdian pada Masyarakat UGM Retno Sunarminingsih Sudibyo mengatakan, peringkat dunia bukanlah tujuan yang ingin dicapai UGM. ”Komitmen kami lebih pada percepatan peningkatan kualitas pembelajaran, penelitian, dan pengabdian kepada masyarakat. Peringkat hanya pengakuan,” katanya di Yogyakarta, Minggu.

Retno mengatakan, pihaknya belum mengetahui faktor yang meningkatkan peringkat itu. Salah satu dugaan adalah meningkatnya kerja sama dan konferensi internasional UGM selama setahun terakhir.

Usaha untuk meningkatkan kerja sama dengan pihak luar negeri ini telah dimulai sejak UGM mencanangkan diri sebagai perguruan tinggi riset kelas dunia pada awal 2008. Untuk tujuan itu, UGM menganggarkan dana sebesar Rp 43 miliar pada 2008. Pada 2009 ini jumlahnya meningkat menjadi sekitar Rp 77 miliar.

Saat ini perguruan tinggi berusia 60 tahun tersebut telah menjalin kerja sama dengan 340 perguruan tinggi atau lembaga dari luar negeri dan memiliki 900 mahasiswa asing yang berasal dari 54 negara.

Retno mengatakan, UGM juga meningkatkan penelitian serta kajian di bidang kearifan dan potensi lokal, seperti budaya, kesenian, flora, fauna, dan penyakit tropis. Hal ini karena kearifan dan potensi lokal itu dinilai sebagai keunikan yang tidak dimiliki negara lain. 

Kompas Cetak
Sumber :
Editor: latief Loading...
Sent from Indosat BlackBerry powered by
    Font: A A A
  Kirim Komentar Anda
  • Loading data..
 
Kirim Komentar Anda
Silakan login untuk kirim komentar Anda.
Komentar
Redaksi menerima komentar terkait artikel yang ditayangkan. Isi komentar menjadi tanggung jawab pengirim. Redaksi berhak untuk tidak menampilkan komentar jika dianggap tidak etis, kasar, berisi fitnah, atau berbau SARA.
Dapatkan Informasi Kesehatan Disini!