Sabtu, 11 Februari 2012
Selamat Datang   |      |  
KOMPAS
Tidur dan Imunitas Tubuh
Selasa, 29 September 2009 | 10:41 WIB
shutterstock
Ilustrasi

KOMPAS.com - Mengonsumsi vitamin C dosis tinggi merupakan cara populer untuk meningkatkan daya tahan tubuh sekaligus menghindari penyakit flu. Padahal, memiliki waktu tidur yang cukup jauh lebih efektif.

Sebuah studi teranyar yang dimuat dalam jurnal The Archives of Internal Medicine, menunjukkan kurang tidur dan rentan terjangkit flu berjalan beriringan. Para ahli bahkan berpendapat tidur cukup merupakan cara paling ampuh untuk meningkatkan daya tahan tubuh.

Dalam studi tersebut para peneliti mengamati 153 pria dan wanita selama dua minggu untuk mengetahui kualitas dan durasi tidur mereka. Lalu, selama 5 hari para responden tersebut dikarantina dan dipapar dengan virus flu.

Ternyata mereka yang tidur kurang dari 7 jam setiap malam 3 kali lebih rentan sakit dibanding dengan mereka yang jam tidurnya rata-rata 8 jam.

Tidur dan imunitas tubuh memang berkait erat. Penelitian menunjukkan mamalia membutuhkan waktu tidur lebih banyak untuk memproduksi sel darah putih pelawan penyakit.

Peneliti dari Max Planck Institute for Evolutionary Anthropology juga menunjukkan, spesies yang tidur lebih banyak memiliki daya tahan lebih tinggi melawan patogen penyebab penyakit. "Spesies yang durasi tidurnya lebih  banyak menunjukkan peningkatan sistem imun dan lebih terlindung dari penyakit," kata peneliti.

mayoclinic.com
Sumber :
Penulis: AN   |   Loading...
Sent from Indosat BlackBerry powered by
    Font: A A A
  Kirim Komentar Anda
  • Loading data..
 
Kirim Komentar Anda
Silakan login untuk kirim komentar Anda.
Komentar
Redaksi menerima komentar terkait artikel yang ditayangkan. Isi komentar menjadi tanggung jawab pengirim. Redaksi berhak untuk tidak menampilkan komentar jika dianggap tidak etis, kasar, berisi fitnah, atau berbau SARA.
Dapatkan Informasi Kesehatan Disini!