
KOMPAS.com - Para pekerja maskapai penerbangan yang tetap bekerja saat sakit ditengarai menjadi sumber penyebaran infeksi virus, seperti H1N1, dibandingkan dengan penumpang pesawat yang sakit. Menurut para ahli, pekerja di bandara dengan bayaran lebih rendah bahkan menjadi sumber penularan yang lebih berbahaya.
Dr.Michael Bell, pakar di bidang penyakit infeksi dari Center for Disease Control and Prevention, AS, mengatakan, pramugari atau pramugara serta pekerja lain yang lebih banyak bergerak di dalam kabin pesawat justru bisa meninggalkan bakteri di berbagai permukaan. "Penumpang yang sedang sakit justru hanya diam di tempat duduknya," katanya.
Meski begitu, bahaya terbesar bisa datang dari pekerja maskapai atau petugas bandara yang bayarannya rendah, seperti petugas kebersihan. Kecilnya upah yang diterima serta tunjangan yang rendah membuat mereka sulit mendapat cuti sakit. "Secara individu mereka bisa saja menyebarkan infeksi penyakit," katanya.
Untuk mengantisipasi meluasnya penularan penyakit, saat ini otoritas kesehatan di Amerika meminta orang yang sedang sakit untuk tidak bepergian dulu. Selain itu, pekerja yang sedang sakit juga diminta tidak bekerja dan mengisolasi diri di rumah sampai kondisinya membaik.
"Menghindari agar para pekerja maskapai tidak menjadi sumber penularan infeksi memang sedikit kompleks karena ada berbagai variasi tenaga kerja yang mereka miliki," kata Bell. Terlebih, para pegawai kontrak merupakan bagian terbesar dari tenaga kerja di sana.
Kaitan antara risiko penularan penyakit di pesawat dan bandara telah menjadi isu besar di Amerika Serikat. Apalagi saat temperatur musim gugur lebih dingin di belahan bumi utara dikhawatirkan akan menimbulkan lonjakan kasus H1N1.
Sambil menunggu datangnya vaksin H1N1, Departemen Pertahanan AS bahkan mendesak agar pekerja di maskapai penerbangan untuk meningkatkan kebersihan personal, baik di antara pekerja atau penumpang, misalnya dengan cara mencuci tangan lebih sering.
Penyebaran bibit penyakit sebenarnya bisa ditangkal melalui sistem pembersih udara. Pesawat komersial pada umumnya sudah dilengkapi dengan sistem ventilasi udara yang bisa menangkap patogen bibit penyakit dan mencegah terjadinya penyebaran.