Minggu, 12 Februari 2012
Selamat Datang   |      |  
KOMPAS
Pengobatan Kanker Kombinasi Timur dan Barat
Sabtu, 12 September 2009 | 15:00 WIB
KOMPAS/LASTI KURNIA
Anak-anak penderita kanker beraksi menjadi Kemo Kasper, tokoh imajinasi yang membantu anak-anak berjuang melawan penyakit dan sel-sel jahat, pada acara "Petualangan Komik dan Foto Bersama Kemo Kasper", bersama Yayasan Kasih Anak Kanker Indonesia, di Tangerang, Selasa (29/7/2008).
TERKAIT:

JAKARTA, KOMPAS.com - Kanker dikenal sebagai penyakit yang mematikan. Para penderita kanker pun rela melakukan berbagai pengobatan demi kesembuhan. Kini terdapat alternatif pengobatan kanker dengan konsep dan teknologi baru. Yaitu pola pengobatan yang disebut invasif minimal dan kombinasi pengobatan timur barat.

Kombinasi pengobatan ini dipaparkan dalam seminar "Target Invasif Minimal, Kombinasi Pengobatan Barat dan Timur" di Jakarta, Sabtu (12/9). Pola pengobatan yang diusung oleh Pusat Tumor Rumah Sakit Modern Ghuangzhou dari China ini menggunakan teknologi canggih dengan dua keunggulan, yaitu mengurangi luas daerah obyek pengobatan dan menggunakan teknologi pembedahan minimal dengan dampak kerusakan kecil dan lebih cepat pulih.

Kombinasi timur-barat yang dimaksudkan adalah penggunaan teknologi dari barat digabungkan dengan penggunaan herbal dalam pengobatan timur. Efeknya adalah menstabilkan kondisi tubuh, penguatan stamina, peningkatan kekebalan tubuh, dan memiliki efek khusus sebagai anti kanker. Dengan pengobatan inilah hasil akan lebih efektif dan terasa ringan bagi pasien.

Acara ini dihadiri oleh para penderita kanker dari berbagai wilayah dengan pembicara dua orang dokter ahli tumor/kanker dari Ghuangzhou. Selain mendapatkan informasi mengenai pengobatan kombinasi, peserta juga diberi kesempatan untuk konsultasi secara langsung mengenai penyakit yang dideritanya.

Penulis: M12-09   |   Loading...
Sent from Indosat BlackBerry powered by
    Font: A A A
  Kirim Komentar Anda
  • Loading data..
 
Kirim Komentar Anda
Silakan login untuk kirim komentar Anda.
Komentar
Redaksi menerima komentar terkait artikel yang ditayangkan. Isi komentar menjadi tanggung jawab pengirim. Redaksi berhak untuk tidak menampilkan komentar jika dianggap tidak etis, kasar, berisi fitnah, atau berbau SARA.
Dapatkan Informasi Kesehatan Disini!