Kamis, 24 Mei 2012
Selamat Datang   |      |  
KOMPAS
Gaya Hidup Sehat Mampu Kurangi Risiko Hipertensi
Sabtu, 12 September 2009 | 07:53 WIB

Jakarta, Kompas - Tekanan darah tinggi jangan dianggap remeh. Orang dengan hipertensi berisiko dua kali lebih besar terkena penyakit kardiovaskular, seperti stroke dan serangan jantung, daripada yang tidak. Kabar baiknya, hipertensi dapat dikelola dengan gaya hidup sehat.

Dr Santoso Karo-Karo, pakar hipertensi dari RS Jantung Harapan Kita, Jumat (11/9) di Jakarta, mengatakan, tekanan darah digolongkan normal pada 130-139 (sistolik atau tekanan darah saat jantung memompa darah ke dalam nadi)/85-89 (diastolik atau jantung relaksasi). Jika tekanan darah selalu mendekati ambang atas bertahun-tahun, waspadai hipertensi.

”Setelah usia 35 tahun, tekanan darah meninggi. Pembuluh darah menebal dan kian kaku,” ujarnya.

Gaya hidup sehat, seperti pola makan kaya sayur, buah, dan rendah lemak, dapat menurunkan sistolik 11,4 poin dan diastolik 5,5 poin. Berat badan dijaga dalam kisaran body mass index 18,5-24,9 (berat badan (kilogram) dibagi tinggi badan (meter) lalu dikuadratkan). Konsumsi garam tak lebih dari 2,4 gr per hari (sodium) atau 6 gr per hari (NaCl) dan aktivitas fisik aerobik seperti jalan kaki 30 menit tiap hari.

Bagi penderita hipertensi, pengobatan berguna mengurangi kesakitan dan kematian akibat penyakit kardiovaskular dan ginjal. Terapi antara lain dengan obat hipertensi golongan penghambat reseptor angiotensin (angiotensin receptor blocker/ ARB) seperti valsartan—menurut penelitian Kyoto Heart Center dapat mengurangi risiko penyakit kardiovaskular.

Kompas Cetak
Sumber :
Penulis: INE   |   Loading...
Sent from Indosat BlackBerry powered by
    Font: A A A
  Kirim Komentar Anda
  • Loading data..
 
Kirim Komentar Anda
Silakan login untuk kirim komentar Anda.
Komentar
Redaksi menerima komentar terkait artikel yang ditayangkan. Isi komentar menjadi tanggung jawab pengirim. Redaksi berhak untuk tidak menampilkan komentar jika dianggap tidak etis, kasar, berisi fitnah, atau berbau SARA.
Dapatkan Informasi Kesehatan Disini!