Kamis, 24 Mei 2012
Selamat Datang   |      |  
KOMPAS
Wah, Alergi Menurunkan Gairah Seksual
Jumat, 11 September 2009 | 13:29 WIB

KOMPAS.com - Gangguan alergi memang bukan penyakit yang mematikan, tapi mampu menurunkan kualitas hidup penderitanya. Salah satunya adalah menurunnya gairah seksual.

Dalam polling yang dilakukan terhadap 700 penderita rintis alergi, diketahui 83 persen responden menjawab alergi mengganggu aktivitas seksual mereka. Sementara itu 18 persen dari orang yang terganggu aktivitas seksualnya menjawab alergi yang diderita mengurangi kepuasan seksual.

"Hasil polling ini cukup mengejutkan," kata Dr.Michael Benninger, ketua Institute of Head and Neck, Ohio, AS. Menurutnya, selama ini produk untuk mengobati alergi cenderung difokuskan agar orang bisa menikmati aktivitas mereka sehari-hari. Jarang yang menyinggung soal kepuasan seksual.

Rintis alergi merupakan penyakit dengan gejala utama bersin, gatal hidung, beringus, dan hidung tersumbat. Biasanya rintis alergri merupakan penyakit yang diturunkan oleh orangtua kepada anaknya.

Penderita rintis alergi biasanya terganggu karena gejala penyakit sering menyebabkan penderitanya kelelahan, kurang tidur, dan tidak bisa berkonsentrasi.

Kaitan antara rintis alergi dengan kepuasan seksual memang belum jelas benar, namun Benninger menduga hal tersebut terjadi karena penderita merasa kurang seksi atau malas bermesraan akibat gangguan hidung berair atau bersin-bersin.

"Bila seseorang merasa hidungnya selalu berair, bersin, dan merasa tidak seksi, mungkin mereka akan merasa enggan untuk melakukan kontak yang sifatnya intim dengan pasangan," katanya.

healthdaynews
Sumber :
Penulis: AN   |   Loading...
Sent from Indosat BlackBerry powered by
    Font: A A A
  Kirim Komentar Anda
  • Loading data..
 
Kirim Komentar Anda
Silakan login untuk kirim komentar Anda.
Komentar
Redaksi menerima komentar terkait artikel yang ditayangkan. Isi komentar menjadi tanggung jawab pengirim. Redaksi berhak untuk tidak menampilkan komentar jika dianggap tidak etis, kasar, berisi fitnah, atau berbau SARA.
Dapatkan Informasi Kesehatan Disini!