Kamis, 24 Mei 2012
Selamat Datang   |      |  
KOMPAS
Sudah 2.000 Lebih Mati Akibat A-H1N1
Sabtu, 5 September 2009 | 04:30 WIB

JENEWA, KOMPAS.com - Sekurangnya 2.837 jiwa meninggal akibat infeksi flu A-H1N1. Untungnya flu yang cukup cepat menyebar ini tidak mengakibatkan kondisi yang lebih parah dari sebelumnya dan tidak bermutasi, demikian diumumkan Badan Kesehatan Dunia (WHO), Jumat.

"Virus itu tidak bermutasi atau berubah bentuk," kata jurubicara WHO Gregory Hartl seperti dikutip Reuters. Saat ini WHO sedang berupaya meneliti virus ini untuk mengetahui kemungkinan mutasi.

Sekitar seperempat juta orang telah dipastikan terserang penyakit itu melalui uji laboratorium di seluruh dunia. Meski begitu angka ini jauh lebih rendah daripada jumlah yang sesungguhnya, kata badan PBB, yang telah berhenti meminta negara-negara melaporkan kasus individu.

Sebuah pernyataan mingguan WHO mengenai perkembangan terakhir penyakit itu dikeluarkan pada Jumat malam. Badan PBB itu memperbarui jumlah korban tewas dalam laporan pada 28 Agustus yang mencapai sedikitnya 2.185 orang.

Flu H1N1, yang tadinya disebut flu babi, muncul pada April di AS dan Meksiko, dan telah menyebar secara luas ke penjuru-penjuru dunia.

Badan Kesehatan Dunia (WHO) mengumumkan influenza H1N1 varian baru ini sebagai pandemik pada 11 Juni. Virus baru itu telah menjangkiti dan menewaskan ribuan orang di seluruh dunia sejak muncul pada April. 

Antara
Sumber :
Loading...
Sent from Indosat BlackBerry powered by
    Font: A A A
  Kirim Komentar Anda
  • Loading data..
 
Kirim Komentar Anda
Silakan login untuk kirim komentar Anda.
Komentar
Redaksi menerima komentar terkait artikel yang ditayangkan. Isi komentar menjadi tanggung jawab pengirim. Redaksi berhak untuk tidak menampilkan komentar jika dianggap tidak etis, kasar, berisi fitnah, atau berbau SARA.
Dapatkan Informasi Kesehatan Disini!