Jumat, 25 Mei 2012
Selamat Datang   |      |  
KOMPAS
Waspadai Penyakit Selama Lebaran!
Kamis, 3 September 2009 | 16:07 WIB
TPG IMAGES

BANTUL, KOMPAS.com - Kepala Dinas Kesehatan  Bantul, DIY,  Siti Noor Zaenab minta masyarakat mewaspadai penyakit yang sering timbul selama Lebaran.
     
"Warga Bantul perlu meningkatkan kewaspadaan terhadap penyakit tersebut, baik yang dibawa pemudik dari luar daerah maupun akibat makan yang berlebihan dan tidak teratur," kata Kepala Dinas Kesehatan Bantul, Siti Noor Zaenab,  Kamis.

Menurut dia,  penyakit yang sering timbul selama lebaran adalah diare karena konsumsi makanan yang tidak beraturan, sedangkan pemudik saat ke kampung halamannya kemungkinan memang sudah membawa penyakit dari tempatnya bekerja.

"Semua kemungkinan itu harus diwaspadai agar warga Bantul bisa Lebaran. Kalau sakit, tentu akan mengecewakan keluarga," katanya.

Siti mengatakan, konsumsi makanan yang tidak terkontrol karena makanan dan minuman yang disediakan lebih  banyak dan bervariasi, akan berpengaruh pada kesehatan seseorang, apalagi kalau mereka sudah menderita penyakit tertentu.
     
Biasanya makanan yang dikonsumsi banyak mengandung  lemak serta  manis dan asin. Kalau  makanan ini dikonsumsi orang yang punya penyakit kronik bisa menyebabkan penyakitnya kambuh.
     
Ia minta masyarakat yang memiliki penyakit kronik untuk menjaga kesehatan sehingga tidak kambuh terutama saat Lebaran. Pencegahan  lebih baik dari mengobati, karena selain kesehatan terjaga,  masyarakat bisa terhindar dari berbagai penyakit.
     
"Saya berharap masyarakat menyiapkan obat-obatan sebagai antisipasi kalau tiba-tiba sakit, karena mungkin saat Lebaran sulit mencari dokter," katanya.

ANT
Sumber :
Loading...
Sent from Indosat BlackBerry powered by
    Font: A A A
  Kirim Komentar Anda
  • Loading data..
 
Kirim Komentar Anda
Silakan login untuk kirim komentar Anda.
Komentar
Redaksi menerima komentar terkait artikel yang ditayangkan. Isi komentar menjadi tanggung jawab pengirim. Redaksi berhak untuk tidak menampilkan komentar jika dianggap tidak etis, kasar, berisi fitnah, atau berbau SARA.
Dapatkan Informasi Kesehatan Disini!