Kamis, 24 Mei 2012
Selamat Datang   |      |  
KOMPAS
Memilih Obat Batuk-Pilek yang Tepat
Minggu, 30 Agustus 2009 | 18:31 WIB
Shutter Stock
Jangan asal membeli obat batuk.

KOMPAS.com - Sebelum memutuskan untuk mengonsumsi obat, kita harus tahu dulu apa penyebab batuk-pilek yang diderita. Batuk-pilek bisa disebabkan alergi atau virus. Kalau penyebab batuk-pilek adalah karena alergi, tindakan yang paling tepat adalah menghindari faktor pemicu alergi. Sedangkan batuk-pilek yang disebabkan oleh virus jenis self-limiting disease dapat sembuh sendiri, asal daya tahan kita kuat. Oleh karena itu, yang paling baik adalah menjaga daya tahan tubuh agar tetap kuat. Caranya, dengan memiliki pola makan yang baik, dan rajin olahraga.

Namun jika kita masih perlu obat, sangat disarankan untuk mengetahui lebih dulu kandungan obat, lalu disesuaikan dengan keluhan. Sebagai informasi, umumnya obat pilek dibuat dalam bentuk kombinasi antara analgetik (antipiretik), antihistamin (anti alergi), dan adrenergik. Analgetik untuk meredakan demam atau nyeri yang biasanya menyertai pilek. Antihistamin untuk mengatasi reaksi alergi, yang salah satu tandanya adalah pilek. Adrenergik untuk mengurangi sekresi cairan di hidung yang tersumbat.

Sedangkan untuk batuk, obatnya ada dua jenis, yaitu ekspektoran atau antitusif. Ekspektoran untuk mengencerkan dan mengeluarkan dahak. Antitusif untuk meredakan batuk. Sekali lagi, sesuaikan obat dengan jenis keluhan yang dialami.

Anjuran
* Bacalah kemasan obat dengan teliti. Tiap kemasan mencantumkan kandungan obat, dosis, dan efek samping.

* Minumlah obat sesuai dengan dosis yang dianjurkan, terutama untuk anak-anak. Dosis yang berlebih dapat menyebabkan keracunan.

* Jangan mengatasi batuk-pilek yang disebabkan oleh alergi dengan obat jenis kombinasi. Obati dengan obat khusus alergi (antihistamin).

(Dr. Allya Siddiqa, SpK & Lily Turangan/Prevention)

Prevention Indonesia
Sumber :
Loading...
Sent from Indosat BlackBerry powered by
    Font: A A A
  Kirim Komentar Anda
  • Loading data..
 
Kirim Komentar Anda
Silakan login untuk kirim komentar Anda.
Komentar
Redaksi menerima komentar terkait artikel yang ditayangkan. Isi komentar menjadi tanggung jawab pengirim. Redaksi berhak untuk tidak menampilkan komentar jika dianggap tidak etis, kasar, berisi fitnah, atau berbau SARA.
Dapatkan Informasi Kesehatan Disini!