Sabtu, 11 Februari 2012
Selamat Datang   |      |  
KOMPAS
Penambahan Dosis Alergan Kurangi Gejala Alergi
Sabtu, 29 Agustus 2009 | 10:06 WIB

KOMPAS.com - Kasus alergi terus meningkat dari tahun ke tahun. Salah satu alergi yang biasanya diderita anak adalah alergi susu sapi, terutama di bawah usia 12 bulan. Bila tidak ditangani sejak dini, hal ini bisa mengganggu tumbuh kembang anak.

Penanganan dasar dan efektif untuk kasus alergi susu sapi adalah menghindari protein susu sapi atau produk turunannya. Penelitian terbaru menunjukkan pemberian susu sapi yang dosisnya terus bertambah bisa mengurangi alerginya.

Pada tahun 2008, peneliti dari Johns Hopkins Children's Center di Baltimore, AS, melaporkan bahwa anak-anak yang mengalami alergi berat pada susu sapi sistem imunnya bisa "dilatih kembali" agar lebih toleran terhadap susu sapi dan produk turunannya dengan cara secara bertahap memberikan dosis susu sapi.

"Dari studi lain kami memiliki bukti bahwa ada anak yang alerginya sembuh tanpa diberi susu sapi setiap hari, namun sebagian lain alerginya justru kambuh setelah pemberian susu sapinya dihentikan," kata Dr.Robert Wood, direktur Allergy & Immunology dari Johns Hopkins Children's Center.

Hal itu, menurut Wood, mungkin karena beberapa anak memang alerginya sudah sembuh dan sebagian lagi sistem imunnya beradaptasi terhadap dosis harian susu sapi sehingga paparannya tidak bisa dihentikan.

Selain menilai gejala alergi secara fisik, para peneliti juga melakukan tes kulit, yang merupakan tes alergi standar. Sebagai bagian dari studi, para orangtua dari responden setiap hari diminta memberikan susu sapi atau turunannya dan mencatat gejala alergi yang timbul, misalnya sakit perut, batuk, bersin, atau bintik-bintik merah di kulit.

Pada tiga bulan pertama, anak-anak yang diberi susu sapi mengalami gejala alergi. Namun tiga bulan setelahnya, reaksi alerginya berkurang 23 persen, sementara sebagian anak reaksi alerginya menghilang.

Alergi susu sapi biasanya dialami anak berusia kurang dari dua tahun. Hal ini terkait dengan pematangan sistem saluran cernanya. Biasanya alergi menghilang seiring dengan matangnya saluran cerna anak.

healthdaynews
Sumber :
Penulis: AN   |   Loading...
Sent from Indosat BlackBerry powered by
    Font: A A A
  Kirim Komentar Anda
  • Loading data..
 
Kirim Komentar Anda
Silakan login untuk kirim komentar Anda.
Komentar
Redaksi menerima komentar terkait artikel yang ditayangkan. Isi komentar menjadi tanggung jawab pengirim. Redaksi berhak untuk tidak menampilkan komentar jika dianggap tidak etis, kasar, berisi fitnah, atau berbau SARA.
Dapatkan Informasi Kesehatan Disini!