
PURWAKARTA, KOMPAS.com - Dinas Perindustrian, Perdagangan dan UKM Kabupaten Purwakarta akan mengawasi penjualan parsel selama Ramadhan hingga lebaran nanti, untuk memberikan jaminan kalau makanan dan minuman dalam bingkisan itu layak dikonsumsi.
"Selama Ramadhan, tidak menutup kemungkinan ada orang yang tidak bertanggung jawab, dengan menjual parsel berisi makanan dan minuman kadaluarsa," kata Kasi Perlindungan Konsumen dan Pengawasan Barang Dinas Perindustrian, Perdagangan dan UKM Purwakarta, Ahmad Korib, di Purwakarta, Jumat (21/8).
Atas hal tersebut, pihaknya terus melakukan pengawasan terhadap barang-barang parsel yang dijual selama Ramadhan nanti di Karawang. Dikatakannya, dalam melakukan pengawasan tersebut, pihaknya akan mengawasi batas kadaluarsa berbagai macam produk. Hal itu dilakukan akibat tingginya kemungkinan pedagang yang menjual produk makanan atau minuman kadaluarsa.
Selanjutnya, ia mengimbau kepada para konsumen untuk tetap mewaspadai penjualan parsel di sekitar Karawang, karena sesuai dengan pengalaman pada beberapa tahun sebelumnya, banyak konsumen yang lengah dan tidak memperhatikan kondisi berbagai barang dalam bungkusan itu.
Sementara itu, sejak beberapa hari terakhir, Dinas Perindustrian, Perdagangan dan UKM Purwakarta sudah melakukan pengawasan terhadap pasokan kebutuhan pokok masyarakat. Selain itu, Korib juga mengaku akan selalu melakukan pemantauan kenaikan harga di sejumlah pasar sekitar Purwakarta.