Kamis, 24 Mei 2012
Selamat Datang   |      |  
KOMPAS
Kapan Harus Periksa Sperma?
Jumat, 21 Agustus 2009 | 11:36 WIB

Infertilitas atau ketidaksuburan bisa diakibatkan adanya gangguan di saluran reproduksi pria ataupun wanita. Gangguan di pihak suami bisa berupa gangguan sperma, gangguan ejakulasi, atau impotensi. Oleh karena itu, pria juga perlu melakukan pemeriksaan untuk menentukan penyebab gagal hamil dan bagaimana mengatasinya. Lalu, kapan mutu sperma suami perlu diperiksa?

1. Jika istri tidak hamil setahun setelah menikah meski sudah melakukan hubungan seksual secara teratur (2-3 kali seminggu tanpa KB).

2. Jika saat menikah istri berusia 35 tahun, tapi belum juga hamil enam bulan setelah menikah meski melakukan hubungan seksual secara teratur.

3. Jika saat menikah istri berusia 40 tahun, tapi belum juga hamil tiga bulan setelah menikah meski melakukan hubungan seksual secara teratur.

4. Jika ketiga hal tadi menimpa, ada baiknya segera menemui dokter untuk dilakukan pemeriksaan. Yang paling mudah, memeriksa suami dengan analisis sperma. Namun, yang ideal adalah melakukan pemeriksaan pada kedua pihak, baik istri maupun suami. Analisis sperma pun tak boleh dilakukan sembarangan karena hasilnya bisa bias. Yang paling tepat adalah melakukan analisis sperma ke klinik kesuburan.

Tabloid Nova
Sumber :
Loading...
Sent from Indosat BlackBerry powered by
    Font: A A A
  Kirim Komentar Anda
  • Loading data..
 
Kirim Komentar Anda
Silakan login untuk kirim komentar Anda.
Komentar
Redaksi menerima komentar terkait artikel yang ditayangkan. Isi komentar menjadi tanggung jawab pengirim. Redaksi berhak untuk tidak menampilkan komentar jika dianggap tidak etis, kasar, berisi fitnah, atau berbau SARA.
Dapatkan Informasi Kesehatan Disini!