Rabu, 23 Mei 2012
Selamat Datang   |      |  
KOMPAS
Kondisi Pasien "Suspect" Flu Burung Kian Memburuk
Senin, 10 Agustus 2009 | 20:36 WIB

YOGYAKARTA, KOMPAS.com — Kondisi pasien suspect influenza H5N1 atau flu burung yang telah beberapa hari menjalani perawatan di RSUP Dr Sardjito Yogyakarta kian memburuk. Pasien berinisial AMM, 29 tahun, itu masuk ke ruang isolasi Kartika tanggal 6 Agustus.

"Kondisinya makin kritis dibanding saat baru masuk. Padahal, semua obat, mulai dari tamiflu sudah kami berikan. Sekarang dia menggunakan ventilator, alat bantu pernapasan," ujar Kepala Bagian Hukum dan Humas RSUP Dr Sardjito Trisno Heru Nugroho, Senin (10/8). Hingga berita ini diturunkan, menurut Heru, AMM masih belum sadarkan diri.

AMM merupakan pasien rujukan dari RSPKU Muhammadiyah Bantul. Sebelum dibawa ke RSPKU, pasien berjenis kelamin perempuan ini sempat menjalani perawatan di RSUD Panembahan Senopati Bantul. AMM dibawa ke RSUP Dr Sardjito sekitar pukul 18.30 oleh seorang lelaki yang bukan anggota keluarganya.

Menurut Heru, lelaki tersebut hanya memberi tahu bahwa AMM beralamat di Jalan Raya 108, Mojoroto, Kediri, Jawa Timur, dan sebuah nomor telepon seluler. "Kami sudah berupaya menghubungi nomor telepon yang dimaksud namun tidak nyambung. Selama AMM menjalani perawatan di sini, tidak ada satu pun keluarga yang menengok," kata Heru.

Sebelum sakit, AMM sempat menceritakan bahwa dirinya baru saja kontak dengan ayam di Gunung Kidul. Saat itu, ia sempat membersihkan sejumlah ayam yang baru disembelih untuk kebutuhan rasulan (bersih desa). Diduga, di tempat inilah ia terkena virus tersebut.

Influenza A-H1N1

Sementara itu, kondisi RR (12), lelaki asal Sleman, yang juga suspect H5N1, kondisinya perlahan membaik. Selain merawat dua pasien H5N1, RSUP Dr Sardjito saat ini juga masih merawat dua orang suspect A-H1N1. Mereka adalah NH (29), lelaki asal Semarang yang baru saja pulang dari melakukan perjalanan jauh dari California, Malaysia, dan Singapura. Ia masuk ke RSUP Dr Sardjito 2 Agustus lalu.

Satu lagi pasien suspect A-H1N1 berinisial W, seorang tenaga kerja Indonesia asal Cilacap. Ia baru saja dari Malaysia dan masuk ke rumah sakit 6 Agustus. Menurut Staf Bagian Hukum dan Humas RS Banu Hermawan, hingga kini telah ada 31 orang terduga A-H1N1 yang telah menjalani perawatan di Sardjito.

"Dari jumlah tersebut, yang positif terinfeksi A-H1N1 ada sembilan orang. Lainnya ada yang negatif dan ada yang masih menunggu," kata Banu.

Penulis: WER   |   Loading...
Sent from Indosat BlackBerry powered by
    Font: A A A
  Kirim Komentar Anda
  • Loading data..
 
Kirim Komentar Anda
Silakan login untuk kirim komentar Anda.
Komentar
Redaksi menerima komentar terkait artikel yang ditayangkan. Isi komentar menjadi tanggung jawab pengirim. Redaksi berhak untuk tidak menampilkan komentar jika dianggap tidak etis, kasar, berisi fitnah, atau berbau SARA.
Dapatkan Informasi Kesehatan Disini!