Jumat, 25 Mei 2012
Selamat Datang   |      |  
KOMPAS
"Belum 5 Menit" Masih Aman?
Senin, 3 Agustus 2009 | 15:43 WIB

KOMPAS.com - Kalau ada makanan tanpa sengaja jatuh ke lantai, biasanya kita akan refleks memungut kembali dengan alasan "belum 5 menit". Padahal, tidak ada makanan yang masih sehat kalau sudah ke lantai, meski cuma 1 detik.

Kontaminasi bakteri berlangsung sangat cepat. Bahkan, lebih cepat dari gerakan refleks kita. Dalam penelitian terbarunya, Paul Dawson, ilmuwan bidang makanan dari Clemson Univeristy, sengaja mengontimansi lantai keramik, lantai kayu, dan kerpet dengan bakteri Salmonella. Kemudian Paul dan murid-muridnya menjatuhkan beberapa potong roti ke lantai tersebut selama 5-60 detik.

Setelah diteliti, makanan yang jatuh selama 5 detik ternyata telah terkontaminasi 1800 bakteri. Sedangkan makanan yang jatuh selama 1 menit, jumlah bakterinya meningkat 10 kali lipat. Bagaimana jika makanan dibiarkan jatuh sampai 5 menit?

Di tahun 2006, di negeri kita ini diketahui dalam 8 bulan, ada 11.476 orang keracunan makanan. Sepuluh di antaranya meninggal, dan 4.235 orang harus dirawat di rumah sakit. Laporan yang dikeluarkan oleh Portal Nasional Pemerintah Republik Indonesia ini juga menyebutkan bahwa kasus yang satu ini menunjukkan gejala peningkatan dari tahun ke tahun.

Jadi, kecuali Anda selalu membersihkan lantai setiap jam dengan cairan anti-kuman, sebaiknya makanan yang sudah jatuh dibuang saja. Jangan juga berpikir kalau meja dapur itu bersih. Paul pun menemukan bahwa Salmonella dapat bertahan selama 4 minggu. "Buah, sayur, dan unggas adalah makanan yang paling mudah terkena bakteri ini," kata Paul lebih lanjut.

Prevention Indonesia
Sumber :
Loading...
Sent from Indosat BlackBerry powered by
    Font: A A A
  Kirim Komentar Anda
  • Loading data..
 
Kirim Komentar Anda
Silakan login untuk kirim komentar Anda.
Komentar
Redaksi menerima komentar terkait artikel yang ditayangkan. Isi komentar menjadi tanggung jawab pengirim. Redaksi berhak untuk tidak menampilkan komentar jika dianggap tidak etis, kasar, berisi fitnah, atau berbau SARA.
Dapatkan Informasi Kesehatan Disini!