Jumat, 10 Februari 2012
Selamat Datang   |      |  
KOMPAS
Jangan Salah Tangani Anak Cerdas Berbakat
Laporan wartawan KOMPAS Indira Permanasari S
Jumat, 31 Juli 2009 | 20:17 WIB

JAKARTA, KOMPAS.com — Kurangnya pelayanan pendidikan yang tepat bagi anak cerdas dan berbakat istimewa berarti penelantaran terhadap potensi individu. Padahal, anak-anak cerdas dan berbakat istimewa mempunyai hak yang sama dalam mendapatkan pendidikan sesuai kebutuhan mereka.

Hal itu dikemukakan Dekan Fakultas Psikologis Universitas Muhammadiyah, Tulus Winarsunu, Jumat (31/7). "Kalau tidak tersedia penanganan yang tepat, sekolah bisa menelantarkan potensi individu," ujarnya.  

Anak cerdas dan berbakat istimewa yang tidak mendapatkan pendampingan yang tepat dapat berujung kepada perilaku negatif. Dia tetap pintar, cuma produknya yang berubah. Anak cerdas penggemar program komputer misalnya, malah iseng menciptakan virus pengganggu, ujarnya.

Saat ini, sekolah umum kesulitan mendampingi mereka karena sistem yang terlalu mekanistik, terjadwal, bersistem kelas besar, dan berorientasi menyelesaikan materi. Di tengah kondisi demikian, minimal sekolah harus berupaya mengadakan penilaian terhadap anak cerdas dan berbakat istimewa tersebut dan memberikan pengayaan.

Loading...
Sent from Indosat BlackBerry powered by
    Font: A A A
  Kirim Komentar Anda
  • Loading data..
 
Kirim Komentar Anda
Silakan login untuk kirim komentar Anda.
Komentar
Redaksi menerima komentar terkait artikel yang ditayangkan. Isi komentar menjadi tanggung jawab pengirim. Redaksi berhak untuk tidak menampilkan komentar jika dianggap tidak etis, kasar, berisi fitnah, atau berbau SARA.
Dapatkan Informasi Kesehatan Disini!