Selasa, 29 Juli 2014
Selamat Datang   |      |  
KOMPAS
FDA: Amalgam Aman untuk Tambal Gigi
Jumat, 31 Juli 2009 | 09:42 WIB
Kompas, Priyombodo
TERKAIT:

KOMPAS.com - Perbaikan gigi berlubang menggunakan materi amalgam (berwarna silver) dinyatakan aman oleh Food and Drug Administration (FDA) karena dinilai merkuri yang dipakai masih dalam kadar rendah dan tidak membahayakan pasien.

Keputusan ini dibuat di tengah kontroversi yang sedang hangat seputar materi penambal gigi tersebut.

Meski demikian, FDA tetap melakukan pengawasan terhadap penambal gigi mengandung merkuri dan mengkategorikan amalgam dalam kategori kedua, berisiko menengah.

Penambal gigi amalgam, dipakai dalam perbaikan karies gigi, mengandung merkuri cair dan bubuk yang mengandung perak, timah, tembaga, besi, dan metal lainnya. Saat penambal ini digunakan dalam gigi atau dipakai untuk mengunyah, merkuri akan menguap. Menurut FDA, dalam level tinggi, merkuri akan menyebabkan gangguan ginjal dan otak.

Organsiasi penentang penggunaan merkuri menyebut keputusan FDA tersebut sebagai "kejam". Sedangkan the American Dental Association menyatakan mendukung keputusan FDA ini.

Dalam pernyataannya, FDA mengatakan bukti-bukti yang ada, mengenai bahaya amalgam merkuri, belum cukup kuat. "Studi klinis yang sudah dilakukan cukup lama terhadap orang dewasa dan anak berusia 6 tahun yang menggunakan penambal gigi amalgam tidak menunjukkan kaitan antara amalgam dan dampak kesehatan," kata Susan Runner, direktur Division of Anesthesiology, General Hospital, Infection Control, and Dental Devices in the Center for Devices and Radiological Health FDA.

Bukti ilmiah terhadap dampak penambal gigi merkuri terhadap perkembangan janin dan anak berusia di bawah 6 tahun dianggap masih sedikit. Namun, Runner juga mengakui tidak ada bukti ilmiah yang menyebutkan amalgam tidak berisiko.

Selama 20 tahun terakhir, menurut Runner, FDA telah menerima 141 laporan keluhan terkait amalgam gigi, namun tidak ada yang menyebabkan kematian.

Kini, keputusan menggunakan materi penambal gigi dikembalikan kepada pasien dan dokter gigi. Saat ini tren penggunaan amalgam untuk menambal gigi memang makin menurun. Bahkan menurut seorang dokter gigi Michael Sesemann, kini amalgam sudah tidak dipakai lagi. Sebagai gantinya, dokter merekomendasikan penggunaan penambal gigi berbahan porselen atau komposit putih sewarna dengan gigi.

WebMD
Sumber :
Penulis: AN   |   Loading...
Sent from Indosat BlackBerry powered by
    Font: A A A
  Kirim Komentar Anda
  • Loading data..
 
Kirim Komentar Anda
Silakan login untuk kirim komentar Anda.
Komentar
Redaksi menerima komentar terkait artikel yang ditayangkan. Isi komentar menjadi tanggung jawab pengirim. Redaksi berhak untuk tidak menampilkan komentar jika dianggap tidak etis, kasar, berisi fitnah, atau berbau SARA.
Dapatkan Informasi Kesehatan Disini!