Rabu, 23 Mei 2012
Selamat Datang   |      |  
KOMPAS
Soal Paten Hasil Penelitian Herbal UI, Hak Siapa?
Laporan wartawan KOMPAS.com Caroline Damanik
Kamis, 30 Juli 2009 | 17:13 WIB

JAKARTA, KOMPAS.com - Kerjasama Universitas Indonesia (UI) dan Martha Tilaar Group dalam pembentukan program studi S2 Herbal bisa menimbulkan persoalan di kemudian hari jika tidak disepakati dari sekarang terutama soal hak paten atas hasil penelitian yang dilakukan para mahasiswa program studi ini.

Martha Tilaar memang menginvestasikan tenaga pengajar dan sejumlah fasilitas seperti Kampung Djamoe, Pabrik Kosmetika Herbal PT Martina Berto dan Pusat Estetika Martha Beauty Gallery untuk program studi ini.

Jika nantinya ada penemuan brilian dari salah satu mahasiswa, bagaimana? Martha Tilaar mengaku tidak terlalu berambisi soal keuntungan materiil dari program studi ini. Yang dipikirkannya hanyalah bagaimana bersama melestarikan herbal dan mengupayakan pengelolaan yang baik dengan tenaga ahli yang kompeten.

"Seandainya ada, nanti bagaimana kita berunding saja. Manajemen memang yang akan berhubungan. Tapi kalau ada penemuan brilian, tetap harus kerja sama take and give" tutur Martha dalam keterangan pers usai penandatanganan nota kerja sama UI dan Martha Tilaar di Rektorat UI Depok, Kamis (30/7).

Sementara itu, Rektor UI Gumilar R Somantri mengatakan pemberian hak paten di dunia akademis biasanya melekat pada pihak yang melakukan riset. Namun, ada faktor sponsor dan kerja sama dengan industri yang harus dipertimbangkan pula.

"Soal paten, mereka yang melakukan riset nanti bisa mendapat royalti. Hubungan di sini win-win," tutur Gumilar dalam kesempatan yang sama.

Artinya, dalam hal ini para peneliti berhak atas royalti dari produk yang ditemukan. Sementara,  Martha Tilaar Group sebagai produsen berkesempatan memproduksi hasil riset secara masif. Begitu produknya laris di pasaran, tentu royalti bagi para peneliti akan terus bertambah.

Loading...
Sent from Indosat BlackBerry powered by
    Font: A A A
  Kirim Komentar Anda
  • Loading data..
 
Kirim Komentar Anda
Silakan login untuk kirim komentar Anda.
Komentar
Redaksi menerima komentar terkait artikel yang ditayangkan. Isi komentar menjadi tanggung jawab pengirim. Redaksi berhak untuk tidak menampilkan komentar jika dianggap tidak etis, kasar, berisi fitnah, atau berbau SARA.
Dapatkan Informasi Kesehatan Disini!