Rabu, 23 Mei 2012
Selamat Datang   |      |  
KOMPAS
Akibat Bom, Kunjungan Wisman di Bandung Diperkirakan Turun
Laporan wartawan KOMPAS Gregorius Magnus Finesso
Rabu, 22 Juli 2009 | 00:28 WIB
lina saam
Asap yang mengepul dari ledakan di Hotel Ritz Carlton dan JW Marriott kiriman dari pembaca Kompas.com
TERKAIT:

 

 

BANDUNG, KOMPAS.com-Kunjungan wisatawan asing ke Jawa Barat terutama kota Bandung diperkirakan menurun sekitar 20 persen pascainsiden bom di dua hotel berbintang di kawasan Mega Kuningan, Jakarta, pekan lalu.

Kondisinya bahkan bisa semakin parah apabila negarea-negara asal wisatawan memberlakukan pencegahan kunjungan ke Indonesia (travel bend).

Ketua Asosiasi Perusahaan Perjalanan Wisata Indonesia (Asita) Jawa Barat, Herman Rukmanandi, Selasa (21/7) di Bandung mengatakan, pihaknya masih menunggu perkembangan yang terjadi di sejumlah negara asal wisatawan asing seperti Malaysia dan Singapura. "Sejauh ini, memang belum ada pembatalan perjalanan wisata. Namun, berkaca pada pengalaman aksi bom sebelumnya, sudah pasti akan ada penurunan kunjungan," ungkapnya.

Pada tahun 2005, misalnya, saat terjadi insiden Bom Bali II, penurunan kunjungan wisatawan asing bahkan mencapai 65 persen. Saat ini, wisatawan asing yang banyak mengunjungi Bandung berasal dari Malaysia dan Singapura. Menurut Herman, rata-rata kunjungan wisatawan mancanegara asal Singapura dan Malaysia yang mengunjungi Bandung langsung menggunakan penerbangan internasional sebanyak 900 orang per hari.

 

 

 

Loading...
Sent from Indosat BlackBerry powered by
    Font: A A A
  Kirim Komentar Anda
  • Loading data..
 
Kirim Komentar Anda
Silakan login untuk kirim komentar Anda.
Komentar
Redaksi menerima komentar terkait artikel yang ditayangkan. Isi komentar menjadi tanggung jawab pengirim. Redaksi berhak untuk tidak menampilkan komentar jika dianggap tidak etis, kasar, berisi fitnah, atau berbau SARA.
Dapatkan Informasi Kesehatan Disini!