
BANDUNG, KOMPAS.com-Kunjungan wisatawan asing ke Jawa Barat terutama kota Bandung diperkirakan menurun sekitar 20 persen pascainsiden bom di dua hotel berbintang di kawasan Mega Kuningan, Jakarta, pekan lalu.
Kondisinya bahkan bisa semakin parah apabila negarea-negara asal wisatawan memberlakukan pencegahan kunjungan ke Indonesia (travel bend).
Ketua Asosiasi Perusahaan Perjalanan Wisata Indonesia (Asita) Jawa Barat, Herman Rukmanandi, Selasa (21/7) di Bandung mengatakan, pihaknya masih menunggu perkembangan yang terjadi di sejumlah negara asal wisatawan asing seperti Malaysia dan Singapura. "Sejauh ini, memang belum ada pembatalan perjalanan wisata. Namun, berkaca pada pengalaman aksi bom sebelumnya, sudah pasti akan ada penurunan kunjungan," ungkapnya.
Pada tahun 2005, misalnya, saat terjadi insiden Bom Bali II, penurunan kunjungan wisatawan asing bahkan mencapai 65 persen. Saat ini, wisatawan asing yang banyak mengunjungi Bandung berasal dari Malaysia dan Singapura. Menurut Herman, rata-rata kunjungan wisatawan mancanegara asal Singapura dan Malaysia yang mengunjungi Bandung langsung menggunakan penerbangan internasional sebanyak 900 orang per hari.